Warga Garongan Pasang Spanduk Sindir Dugaan Pungli Lurah
Dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Lurah Garongan, Panjatan, Kulonprogo masih terus didalami. Setelah bertemu Bupati Kulonprogo, Agung Setyaw
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan piatu dari keluarga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Sebanyak 15 anak menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah serta peralatan salat. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati di Rumah Dinas Bupati Kulonprogo, Kapanewon Wates, Rabu (4/2/2026), dengan didampingi orang tua atau wali masing-masing anak. Bantuan perlengkapan ibadah turut didukung oleh Baznas Kulonprogo.
Agung berharap bantuan tersebut dapat memberikan kebahagiaan sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus bersemangat dalam menempuh pendidikan.
“Saya berharap bantuan kecil ini bisa membawa kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menjadi pemantik semangat belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim dan piatu menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang tangguh dan percaya diri, meski berasal dari latar belakang keluarga sederhana.
Salah satu orang tua penerima bantuan, Siti Nur Wahyuni (39), warga Punukan, Wates, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban keluarga, khususnya untuk kebutuhan sekolah anaknya yang masih berusia lima tahun.
“Membiayai anak sendirian tentu tidak mudah. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk belajar anak-anak nanti. Terima kasih banyak kepada Pak Bupati, semoga selalu diberi kesehatan,” ucapnya haru.
Sementara itu, Nikolas (10), penerima bantuan asal Terbah, Wates, tampak gembira saat menerima perlengkapan sekolah baru. Ia mengaku semakin semangat untuk belajar setelah mendapatkan buku tulis dan alat sekolah langsung dari bupati.
“Senang sekali dapat bantuan. Ada buku tulis baru juga. Terima kasih Pak Bupati, semoga bisa bermanfaat buat saya sekolah,” katanya ceria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Lurah Garongan, Panjatan, Kulonprogo masih terus didalami. Setelah bertemu Bupati Kulonprogo, Agung Setyaw
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.