Pemkab Sleman Lengkapi Syarat Revitalisasi Stadion Tridadi ke Pusat
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Foto ilustrasi transmigrasi. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) Bidang Ketransmigrasian sebagai upaya sinkronisasi tindak lanjut program Trans Patriot. Kegiatan berlangsung di Aula Arjuna BBPPMT, Kalurahan Tridadi, Sleman, Kamis (5/2/2026).
Kepala BBPPMT Yogyakarta, Tunggak Santosa, mengatakan FGD ini merupakan lanjutan dari proses identifikasi awal hasil riset Tim Trans Patriot di kawasan transmigrasi sepanjang 2025. Forum tersebut diharapkan mampu menjembatani hasil kajian akademis dengan kebijakan kementerian serta implementasi di tingkat unit pelaksana teknis (UPT).
“FGD ini menjadi ruang sinkronisasi antara hasil riset dengan arah kebijakan dan program pengembangan sumber daya manusia transmigrasi,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas SDM transmigrasi yang berperan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, serta kelembagaan masyarakat secara berkelanjutan. Kelompok ini dikenal sebagai Transmigran Penggerak.
Menurut Tunggak, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam membangun kolaborasi terpadu.
“Paparan hari ini memberikan gambaran mengenai kebijakan prioritas dan peran strategis masing-masing balai dalam mendukung pemberdayaan masyarakat transmigrasi,” katanya.
FGD yang berlangsung selama dua hari ini juga ditujukan untuk memetakan secara komprehensif kondisi, potensi, dan tantangan pembangunan di kawasan transmigrasi.
Pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program lanjutan oleh UPT di bawah Kementerian Transmigrasi.
“Besok akan ada diskusi khusus mengenai tindak lanjut program oleh masing-masing UPT. Ada beberapa kegiatan yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ucap Tunggak.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Transmigrasi, Teguh Hermawan, menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan program transmigrasi harus disusun berbasis data dan hasil riset.
Ia menilai riset Tim Trans Patriot sebagai pre-assessment penting yang memberikan gambaran awal mengenai kondisi sosial ekonomi, potensi wilayah, serta tantangan di kawasan transmigrasi.
“Hasil riset ini menjadi pijakan utama dalam merancang program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas Teguh.
Melalui forum ini, kementerian berharap terbangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan masyarakat transmigrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih melengkapi syarat administrasi revitalisasi Stadion Tridadi, termasuk legalitas lahan, sebelum diajukan ke Pemerintah Pusat.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren