Satpol PP Bantul Temukan 2.704 Batang Rokok Ilegal di Sanden
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Dampak gempa bumi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang berpusat di selatan Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari, berdampak di Kabupaten Bantul dengan 31 warga luka dan sedikitnya 20 titik infrastruktur rusak. Pemerintah Kabupaten Bantul langsung mengerahkan BPBD, TNI, Polri, serta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penanganan dan pendataan dampak gempa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budi Raharja, menyebut gempa terjadi sekitar pukul 01.06 WIB. Ia menjelaskan pembaruan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan magnitudo 6,2 dengan kedalaman 58 kilometer di selatan Pacitan.
“Tadi malam sekitar pukul 01.06 WIB terjadi gempa bumi dengan magnitudo yang cukup besar. Update terakhir dari BMKG menyebut magnitudenya 6,2 dengan kedalaman 58 kilometer di selatan Pacitan,” kata Agus, Jumat (6/3/2025).
Ia menuturkan, perbedaan data magnitudo yang sempat beredar merupakan hal yang lazim karena informasi awal bersumber dari pembacaan sensor awal dan akan diperbarui setelah analisis lanjutan dilakukan.
Selain gempa utama, hingga laporan terakhir tercatat 21 kali gempa susulan. Intensitasnya, menurut Agus, menunjukkan tren penurunan.
“Gempa besar biasanya diikuti gempa-gempa susulan yang lebih kecil. Sampai saat ini tercatat 21 kali gempa susulan dan trennya menurun. Mudah-mudahan kondisinya semakin aman,” ujarnya.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Bantul, dampak gempa M6,4 Bantul mencakup 11 rumah warga, dua fasilitas pendidikan, satu fasilitas kesehatan, empat fasilitas pemerintah, serta sejumlah tempat ibadah. Total sedikitnya 20 titik infrastruktur terdampak.
Agus menyebut sebagian besar kerusakan tergolong ringan. Namun, terdapat bangunan yang mengalami kerusakan cukup berat, di antaranya kantor Samsat Bantul.
“Rata-rata rusak ringan, kecuali Samsat cukup parah. Selain itu juga ada gedung Bappeda, gedung eks perpustakaan, bagian organisasi, serta area parkir PMI Kabupaten Bantul yang terdampak,” jelasnya.
Sementara itu, jumlah korban luka akibat gempa M6,4 Bantul tercatat 31 orang. Delapan orang masih menjalani rawat inap, sedangkan sisanya menjalani rawat jalan di berbagai fasilitas kesehatan.
Korban dirawat di RSUD Panembahan Senopati, RSUD Saras Adyatma, serta sejumlah rumah sakit swasta dan puskesmas di Bantul. Pemkab Bantul bersama BPBD, TNI, dan Polri masih melakukan pendataan lanjutan guna memastikan seluruh dampak gempa teridentifikasi, baik pada fasilitas umum maupun permukiman warga.
Pemkab Bantul Pastikan Biaya Perawatan Ditanggung
Pemkab Bantul memastikan korban luka akibat gempa M6,4 Bantul akan mendapatkan jaminan pembiayaan pengobatan. Pemerintah daerah siap menanggung biaya perawatan bagi korban yang tidak tercakup dalam jaminan BPJS Kesehatan.
“Kalau nanti tidak bisa dijamin BPJS, pemerintah kabupaten akan mengambil alih pembiayaan perawatan korban gempa. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Ia menambahkan, Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial akan melakukan pendataan serta penyelesaian administrasi pembiayaan pengobatan di rumah sakit pemerintah maupun swasta, seiring proses pemulihan pascagempa M6,4 Bantul yang masih berlangsung dan pemantauan gempa susulan oleh BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Cara membatalkan langganan ChatGPT di web, iPhone, dan Android tanpa menghapus akun maupun riwayat percakapan.
Jadwal bola malam ini 25-26 Agustus 2026 menghadirkan Liga Champions, Al-Ettifaq vs Al-Nassr, serta Valencia vs Real Betis.
Sri Lanka gratiskan ETA turis bagi warga 40 negara termasuk Indonesia mulai 25 Mei 2026. Meski gratis, wisatawan tetap wajib mengurus ETA sebelum berangkat
Operasi udara TNI AU mempercepat pemadaman karhutla di Kalsel. Helikopter Caracal, Bell, Mi-17, Super Puma, dan UH dikerahkan.
KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana pada HUT ke-81 TNI Oktober 2026 sebagai unsur sailing pass dan kapal VVIP.