Kasus GMS Bantul, 31 Saksi Diperiksa, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Operasi Keselamatan Progo 2026 yang digelar Polda DIY pada 2-15 Februari 2026./Istimewa -- Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN— Pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan hasil positif. Memasuki hari ketujuh operasi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas serta nihil korban meninggal dunia di jalan raya.
Berdasarkan data analisis dan evaluasi (anev) Ditlantas Polda DIY hingga Minggu (8/2/2026), jumlah kecelakaan lalu lintas turun 6 persen dibandingkan periode operasi yang sama pada tahun lalu. Pada 2025 tercatat 17 kejadian, sementara pada 2026 menurun menjadi 16 kejadian.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Ia menegaskan, hingga hari ketujuh Operasi Keselamatan Progo 2026, angka fatalitas korban meninggal dunia tercatat nol persen atau turun 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kami bersyukur karena pada hari ketujuh ini tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Tahun lalu masih tercatat satu korban. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat DIY mulai meningkat,” ujar Ihsan dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, aparat kepolisian mencatat 120 tindakan tilang serta 1.198 teguran kepada pengguna jalan. Jumlah penindakan tilang tersebut menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Ihsan, penurunan angka tilang tersebut bukan berarti pengawasan melemah, melainkan menunjukkan pendekatan yang lebih mengedepankan langkah preventif dan preemtif di lapangan.
“Fokus kami bukan pada banyaknya tilang, tetapi pada keselamatan pengguna jalan. Karena itu, Satgas Preemtif terus kami optimalkan melalui edukasi, penyuluhan di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, serta melalui berbagai media,” tegasnya.
Selain penindakan dan penyuluhan langsung, Ditlantas Polda DIY juga mengintensifkan kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) melalui media sosial. Hingga hari ketujuh operasi, kegiatan edukasi melalui platform digital telah dilakukan sebanyak 140 kali.
Program Police Goes to Campus dan Police Goes to School juga terus digencarkan untuk menjangkau pelajar dan mahasiswa sebagai kelompok usia produktif yang dinilai rentan melakukan pelanggaran lalu lintas.
Operasi Keselamatan Progo 2026 masih akan berlangsung hingga sekitar sepekan ke depan. Ihsan berharap kegiatan ini mampu menciptakan budaya berlalu lintas yang lebih tertib serta ekosistem jalan raya yang aman dan nyaman, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke DIY.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta tetap waspada saat berkendara,” pungkas Ihsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus dugaan pembubaran ibadah GMS Bantul terus diselidiki, 31 saksi diperiksa, polisi siapkan penetapan tersangka.
Pria di Bantul ditangkap usai mencuri HP mahasiswi dengan modus minta bantuan. Pelaku pura-pura motor mogok untuk mengelabui korban.
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
PT KAI Daop 6 Jogja mengevakuasi seorang bayi yang ditemukan di dalam toilet KA Sancaka 84B relasi Jogja–Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7/2026) pagi.
Prediksi Prancis vs Paraguay di 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
BPBD Cilacap salurkan 117.000 liter air bersih ke 8 desa terdampak kekeringan. Ribuan warga kesulitan air selama kemarau.