Satpol PP Bantul Temukan 2.704 Batang Rokok Ilegal di Sanden
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Suasana Jembatan Kretek 2 yang steril dari pedagang kaki lima untuk memperlancar arus alternatif mudik di Bantul, Minggu (23/4/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan langkah pengamanan selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan selama Ramadan pihaknya akan mendukung kegiatan safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
“Kalau kami dari Dishub nanti berkolaborasi dengan tim safari Ramadan Pemda Bantul. Jadi ada 20 masjid yang direncanakan untuk safari Ramadan, nanti kita membantu pengamanan di sana bersama kepolisian dan Satpol PP,” kata Singgih, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, selain mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan masyarakat selama Ramadan, Dishub tidak menyiapkan program khusus lainnya.
Pengamanan Arus Mudik Dimulai H-7 Lebaran
Dishub Bantul juga mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Rencananya, pengamanan dimulai paling lambat satu minggu sebelum Lebaran dan berlangsung hingga dua minggu setelah Hari Raya.
“Nanti setelah Ramadan, paling lambat satu minggu sebelum Lebaran, kita ada pengamanan untuk arus mudik sampai dua minggu setelah Lebaran,” ujarnya.
Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik rawan kemacetan, terutama pintu masuk wilayah Bantul. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Sedayu, Srandakan, serta Jalur Lintas Selatan (JLS).
“Pengamanannya nanti di titik-titik yang rawan kemacetan dari arus mudik. Kalau dari pintu masuk Bantul itu ada di Sedayu, kemudian Srandakan, kemudian Jalur Lintas Selatan,” jelas Singgih.
Ramp Check Fokus Bus dan Kawasan Wisata
Terkait pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check, Dishub Bantul akan menggelarnya saat momentum libur panjang, terutama di kawasan objek wisata. Sementara menjelang Lebaran, pemeriksaan lebih difokuskan pada armada bus yang beroperasi di wilayah Bantul.
“Ramp check nanti kita lakukan saat event-event liburan, biasanya di objek wisata. Kalau menjelang Lebaran itu fokus ke bus-bus yang ada di Bantul,” katanya.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Singgih juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama Ramadan, khususnya saat berkendara. Ia meminta pengguna jalan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
“Untuk seluruh masyarakat dalam menghadapi event Ramadan ini, selain meningkatkan ibadah, bagi pemakai jalan tetap mematuhi rambu-rambu, memastikan kondisi kendaraan dan kondisi badan dalam keadaan baik, sehingga perjalanan dapat berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan