Stok MinyaKita Menipis, Pedagang Bantul Bisa Ajukan Pasokan ke Bulog
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
Suasana Jembatan Kretek 2 yang steril dari pedagang kaki lima untuk memperlancar arus alternatif mudik di Bantul, Minggu (23/4/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL — Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul menyiapkan langkah pengamanan selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pengamanan dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi, termasuk kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, mengatakan selama Ramadan pihaknya akan mendukung kegiatan safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul.
“Kalau kami dari Dishub nanti berkolaborasi dengan tim safari Ramadan Pemda Bantul. Jadi ada 20 masjid yang direncanakan untuk safari Ramadan, nanti kita membantu pengamanan di sana bersama kepolisian dan Satpol PP,” kata Singgih, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, selain mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan masyarakat selama Ramadan, Dishub tidak menyiapkan program khusus lainnya.
Pengamanan Arus Mudik Dimulai H-7 Lebaran
Dishub Bantul juga mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Rencananya, pengamanan dimulai paling lambat satu minggu sebelum Lebaran dan berlangsung hingga dua minggu setelah Hari Raya.
“Nanti setelah Ramadan, paling lambat satu minggu sebelum Lebaran, kita ada pengamanan untuk arus mudik sampai dua minggu setelah Lebaran,” ujarnya.
Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik rawan kemacetan, terutama pintu masuk wilayah Bantul. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Sedayu, Srandakan, serta Jalur Lintas Selatan (JLS).
“Pengamanannya nanti di titik-titik yang rawan kemacetan dari arus mudik. Kalau dari pintu masuk Bantul itu ada di Sedayu, kemudian Srandakan, kemudian Jalur Lintas Selatan,” jelas Singgih.
Ramp Check Fokus Bus dan Kawasan Wisata
Terkait pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check, Dishub Bantul akan menggelarnya saat momentum libur panjang, terutama di kawasan objek wisata. Sementara menjelang Lebaran, pemeriksaan lebih difokuskan pada armada bus yang beroperasi di wilayah Bantul.
“Ramp check nanti kita lakukan saat event-event liburan, biasanya di objek wisata. Kalau menjelang Lebaran itu fokus ke bus-bus yang ada di Bantul,” katanya.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Singgih juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama Ramadan, khususnya saat berkendara. Ia meminta pengguna jalan memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
“Untuk seluruh masyarakat dalam menghadapi event Ramadan ini, selain meningkatkan ibadah, bagi pemakai jalan tetap mematuhi rambu-rambu, memastikan kondisi kendaraan dan kondisi badan dalam keadaan baik, sehingga perjalanan dapat berjalan lancar dan selamat sampai tujuan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
Prabowo akan meminta masukan pakar untuk menangani asap karhutla. BNPB mencatat 639,23 hektare lahan masih dalam proses pemadaman di enam provinsi.
KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memimpin pergantian 11 pejabat strategis TNI AU, termasuk empat asisten KSAU dan Kadispenau.
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
Gunung Anak Krakatau tercatat 31 kali erupsi pada Oktober 2026. Meski tiga hari tanpa letusan, statusnya masih Level III atau Siaga.
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.