Kejurda Esports DIY 2026 Jadi Ajang Jaring Atlet Menuju PON 2028
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Foto ilustrasi petugas loket melayani peserta BPJS Kesehatan. - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN di Bantul yang sempat dinonaktifkan kini bisa direaktivasi kembali setelah verifikasi ulang menunjukkan masih berhak menerima bantuan. Hal ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten Bantul yang menyiapkan pembiayaan melalui APBD agar akses layanan kesehatan warga tetap terjamin.
Sekretaris Dinas Kesehatan Bantul, Anugrah Wiendyasari, menjelaskan reaktivasi kepesertaan BPJS PBI diprioritaskan bagi warga dengan kebutuhan medis mendesak, seperti penderita penyakit kronis, katastropik, maupun kondisi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
“Setelah dilakukan diversifikasi ulang dan terbukti masih memenuhi kriteria, kepesertaan akan diaktifkan kembali dan iurannya ditanggung oleh APBD,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, kebijakan reaktivasi BPJS PBI Bantul tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat rentan tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa terhambat persoalan administrasi kepesertaan. Pemerintah daerah berupaya menjaga kesinambungan perlindungan kesehatan bagi kelompok miskin dan rentan.
Pada 2026, Pemkab Bantul mengalokasikan anggaran sekitar Rp60 miliar melalui APBD untuk program BPJS Kesehatan PBI daerah. Jumlah peserta yang ditanggung pemerintah daerah mencapai lebih dari 100.000 orang.
"Pemerintah daerah tetap berupaya untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan, khususnya bagi masyarakat miskin dan rentan yang membutuhkan penanganan medis segera," ujarnya.
Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial, dan Penanganan Korban Bencana Dinas Sosial Bantul, Sujarwo, menyebut proses reaktivasi kepesertaan terus berjalan. Sejak 1 hingga 12 Februari 2026 tercatat sebanyak 2.535 kepala keluarga telah berhasil diaktifkan kembali status BPJS PBI-nya.
"Untuk biaya yang reaktivasi nanti akan ditanggung oleh APBD dan jika tidak mencukupi kemungkinan bisa dari sumber pendanaan lain termasuk BTT," katanya.
Data reaktivasi BPJS PBI Bantul tersebut menunjukkan kebutuhan jaminan kesehatan masyarakat masih tinggi, sehingga pemerintah daerah terus melakukan verifikasi dan percepatan layanan administrasi agar warga tidak kehilangan akses pengobatan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.