HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Ilustrasi salat - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah di Jogja resmi dimulai lebih awal di Masjid Gedhe Kauman pada Selasa (17/2/2026) malam. Pelaksanaan ibadah ini mengikuti ketetapan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026), berbeda sehari dengan keputusan pemerintah melalui Kementerian Agama.
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif, menjelaskan bahwa penentuan awal Ramadan tersebut merujuk pada hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah yang berpedoman pada prinsip, syarat, serta parameter dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan perhitungan itu, hilal terpantau di wilayah Alaska, Amerika, dengan ketinggian 5 derajat dan elongasi 8 derajat, sehingga dinilai telah memenuhi kriteria penetapan awal Ramadan.
“Malam ini kita mulai salat tarawih dan besok pagi sudah berpuasa,” katanya, Selasa (17/2/2026).
Menghadapi Ramadan 1447 Hijriah, pengelola Masjid Gedhe Kauman telah menyiapkan sejumlah kebutuhan teknis untuk menyambut ribuan jemaah. Persiapan tersebut meliputi penyusunan jadwal imam dan penceramah, serta penyediaan menu takjil untuk berbuka puasa.
Azman juga mengimbau masyarakat agar tidak memperdebatkan perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah di antara organisasi masyarakat (Ormas). Menurutnya, perbedaan itu muncul akibat metode penanggalan yang memang telah lama digunakan dan menjadi bagian dari khazanah keilmuan Islam.
“Perbedaan itu adalah rahmat. [Umat Islam] Yang mau besok [puasa] silakan, yang mau hari Kamis [puasa] juga tidak masalah,” katanya.
Selain di Masjid Gedhe Kauman, pelaksanaan salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah juga digelar di Masjid Jogokariyan pada Selasa (17/2/2026). Humas takmir Masjid Jogokariyan, Gitta Welly Ariadi, mengatakan pelaksanaan tarawih tersebut mengacu pada keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah terkait awal Ramadan 1447 Hijriah.
“Secara historis ini [masjid] memang [masjid] Muhammadiyah,” katanya, menegaskan latar belakang historis masjid tersebut dalam mengikuti ketetapan organisasi. Dengan dimulainya salat tarawih Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah masjid di Jogja, aktivitas ibadah malam di Kota Gudeg pun mulai berlangsung lebih awal seiring keputusan yang diambil masing-masing organisasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.