63 Ribu Anak Gunungkidul Berpeluang Masuk Sekolah Rakyat
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 347 calon jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul dipastikan tergabung dalam Kloter 10 YIA dan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 3 Mei 2026.
Fungsional Umum Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Gunungkidul, Tomi Adhe Krisna, mengatakan berbagai persiapan pemberangkatan jemaah asal Bumi Handayani terus dimatangkan. Seluruh calon jemaah telah masuk dalam pembagian kloter yang sama.
“Untuk calon jemaah haji asal Gunungkidul sudah terbentuk kloter dan semuanya masuk Kloter 10 YIA. Jadwal keberangkatan ke Arab Saudi direncanakan pada 3 Mei 2026,” ujar Tomi, Kamis (19/2/2026).
Paspor Rampung, Visa Diajukan
Tomi memastikan seluruh calon jemaah haji asal Gunungkidul telah memiliki paspor. Sementara itu, proses pengajuan visa haji juga sudah dilakukan dan saat ini menunggu persetujuan dari otoritas terkait.
“Biasanya visa akan terbit bersamaan dengan keluarnya manifest penerbangan. Untuk pengajuannya sudah kami lakukan semua,” katanya.
Ia menjelaskan, satu kloter haji berjumlah 360 orang, yang terdiri dari 352 calon jemaah, dua petugas KBIH, serta enam petugas haji. Dari jumlah tersebut, terdapat penambahan lima orang agar kuota kloter terpenuhi.
“Awalnya kuota Gunungkidul 347 calon jemaah. Agar kloter penuh, ada tambahan lima orang, terdiri dari satu jemaah pindahan dari Kota Jogja dan empat lainnya dari daftar cadangan,” jelasnya.
57 Calon Jemaah Gagal Berangkat
Tomi mengungkapkan terdapat 57 calon jemaah haji asal Gunungkidul yang belum dapat diberangkatkan tahun ini. Penyebabnya beragam, mulai dari belum melunasi biaya perjalanan ibadah haji, kondisi kesehatan, hingga menunggu mahram.
“Namun kuota tetap terisi karena sudah ada penggantinya,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh, menyebutkan Gunungkidul memiliki 92 calon jemaah cadangan.
“Calon jemaah cadangan bisa diberangkatkan apabila ada jemaah dari kuota reguler yang batal berangkat. Jika belum berangkat tahun ini, mereka akan menjadi prioritas pemberangkatan tahun berikutnya,” kata Taufik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 ribu anak di Gunungkidul masuk kriteria calon siswa Sekolah Rakyat 2026 untuk keluarga miskin dan anak putus sekolah.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor