Waspada Hantavirus di Bantul dari Tikus Rumah Bisa Picu Infeksi Serius
Dinkes Bantul ingatkan bahaya hantavirus dari tikus, warga diminta waspada dan jaga kebersihan lingkungan.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Upaya penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bantul terus menunjukkan perkembangan. Salah satu fokus yang kini didorong adalah peningkatan jumlah anggota, khususnya dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Bantul, Prapta Nugraha, menyampaikan hingga saat ini sekitar 1.600 ASN telah terdaftar sebagai anggota KDMP. Jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan seiring upaya pembinaan dan sosialisasi yang berjalan.
“Kalau ASN sekitar 1.600-an. Dari total ASN masih jauh, sehingga masih kita pacu,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Untuk memperluas keanggotaan, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Sekretaris Daerah telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Edaran itu berisi imbauan evaluasi sekaligus dorongan agar ASN di masing-masing instansi dapat berpartisipasi sebagai anggota KDMP.
Menurut Prapta, langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis desa. Evaluasi lanjutan akan dilakukan setelah surat edaran berjalan.
“Nanti kita evaluasi lagi setelah edaran yang kita berikan. Sebulan lagi kita evaluasi kembali,” katanya.
Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan KDMP Kabupaten Bantul yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemkab Bantul, Fenty Yusdayati, mengungkapkan pembangunan gerai KDMP di sejumlah wilayah juga terus berjalan.
Saat ini, sekitar 10 KDMP tengah memasuki tahap pembangunan gerai. Beberapa di antaranya bahkan sudah mendekati tahap akhir pengerjaan, seperti di Kalurahan Wukirsari dan Kalurahan Tirtonirmolo. Progres serupa juga berlangsung di Kalurahan Pleret dan Kalurahan Trimurti.
“Itu sudah bagus, hampir selesai. Insyaallah akhir bulan ini rampung. Ada juga di Pleret dan Trimurti, beberapa sudah saya cek langsung progresnya,” ujarnya.
Meski demikian, tidak seluruh kalurahan bisa langsung melangkah ke tahap pembangunan. Sejumlah wilayah masih menghadapi kendala ketersediaan lahan untuk pendirian gerai KDMP. Tiga kalurahan yang hingga kini masih dalam tahap pencarian lokasi adalah Kalurahan Sumberagung, Kalurahan Sabdodadi, dan Kalurahan Argosari.
Pemerintah daerah berharap, seiring bertambahnya anggota dan tersedianya gerai koperasi, KDMP dapat menjadi sarana penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di tingkat desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul ingatkan bahaya hantavirus dari tikus, warga diminta waspada dan jaga kebersihan lingkungan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.