HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Pengendara melintas di Jembatan Kewek. Pemkot Jogja berencana merehabilitasi jembatan tersebut tahun depan. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Revitalisasi Jembatan Kewek Jogja kian dimatangkan dengan konsep ramah pejalan kaki dan penambahan ruang terbuka hijau. Proyek pembangunan Jembatan Kewek ini dirancang menghadirkan trotoar lebih lebar hingga 2 meter serta taman kota di sisi jembatan guna memperkuat konektivitas kawasan wisata.
Pelebaran trotoar menjadi fokus utama karena meningkatnya kebutuhan akses pedestrian dari lahan parkir Eks Menara Kopi Kotabaru menuju kawasan Malioboro. Pemerintah Kota Jogja menilai jalur pejalan kaki yang representatif akan menunjang mobilitas wisatawan sekaligus memperkuat integrasi kawasan pusat kota.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Hasri Nilam Baswari, menuturkan lebar trotoar yang sebelumnya 1,3 meter akan diperluas menjadi 1,5 hingga 2 meter, menyesuaikan kondisi lapangan.
“Untuk trotoarnya rencananya kami lebarkan sampai 2 meter. Supaya pejalan kaki lebih nyaman,” katanya, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, pelebaran jalur pedestrian ini penting seiring difungsikannya parkir Eks Menara Kopi Kotabaru bagi wisatawan. Ia berharap trotoar tersebut dapat dimanfaatkan pengguna jalan yang hendak menjangkau kawasan Malioboro dari titik parkir tersebut.
Sejauh ini, rencana pelebaran trotoar telah disetujui Dinas Perhubungan Kota Jogja. Penyempitan badan jalan dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap kepadatan lalu lintas karena sistem satu arah sudah diterapkan di Jembatan Kewek.
Selain pelebaran trotoar, pembangunan taman kota sebagai ruang terbuka hijau juga akan direalisasikan di sisi jembatan.
Hasri menjelaskan, saat ini pihaknya masih menuntaskan sejumlah syarat readiness criteria (RC) agar proyek dapat direalisasikan mulai April mendatang. Dokumen Detailed Engineering Design (DED) telah memasuki tahap akhir, sementara hasil uji tanah terbaru menunjukkan lapisan tanah keras sesuai dengan data awal perencanaan.
“Uji tanah itu untuk mengonfirmasi ulang nilai kedalaman tanah keras, dan hasilnya hampir sama dengan data sebelumnya. Artinya tidak ada kendala, DED juga sudah finalisasi,” katanya, Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan, alokasi APBN akan digunakan untuk pembangunan struktur utama Jembatan Kewek serta penataan taman di sisi jembatan. Sementara itu, terdapat skema pembiayaan bersama (cost-sharing) untuk sejumlah pekerjaan yang sebagian dibiayai melalui APBD Kota Jogja, khususnya untuk penataan trotoar atau jalur pedestrian di sekitar jembatan.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja, Bambang Seno Baskoro, mendorong agar pembangunan Jembatan Kewek tidak sekadar dipandang sebagai perbaikan fisik, melainkan bagian dari sinergi penataan kawasan wisata Malioboro.
Menurutnya, optimalisasi lahan parkir Eks Menara Kopi Kotabaru perlu dimaksimalkan, terutama setelah TKP Abu Bakar Ali dibongkar. Selain difungsikan menampung kendaraan wisatawan, kawasan tersebut dinilai perlu dilengkapi transportasi terintegrasi untuk menunjang kenyamanan pengunjung, termasuk kemungkinan penyediaan moda ramah lingkungan.
“Nanti bisa disediakan becak listrik sebagai alternatif menuju Malioboro,” katanya.
Dengan konsep revitalisasi Jembatan Kewek Jogja yang mengedepankan pelebaran trotoar, taman kota, dan integrasi transportasi, kawasan ini diarahkan menjadi simpul konektivitas baru yang mendukung mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi di sekitar Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya