Maggot Masayu di Bantul Ubah Sisa Dapur Jadi Kas Warga
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Foto ilustrasi Tunjangan Hari Raya, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul belum dapat memastikan jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini. Hingga kini, Pemkab masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat sebagai dasar pelaksanaan pencairan.
Kepala BKPSDM Kabupaten Bantul, Reni Mariastuti, mengatakan pihaknya baru melakukan penghitungan awal jumlah ASN yang berhak menerima THR Idulfitri 2026. Proses tersebut dilakukan sembari menanti terbitnya petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
“Untuk ketentuan besarannya kami belum menerima. Saat ini kami masih menunggu juklak dan juknis dari pusat,” kata Reni, Rabu (25/2/2026).
Reni mengungkapkan, jumlah penerima THR ASN di Bantul tahun ini diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan itu seiring bertambahnya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik penuh waktu maupun paruh waktu, yang dilantik pada akhir 2025.
Berdasarkan data per 19 Februari 2026, jumlah ASN di Kabupaten Bantul tercatat sebanyak 5.796 pegawai negeri sipil (PNS), 2.622 PPPK penuh waktu, serta 3.381 PPPK paruh waktu.
“Kami sudah melakukan konfirmasi ke pemerintah pusat, namun sampai sekarang juklak dan juknisnya belum turun. Jadi masih ditunggu,” ujarnya.
Meski regulasi belum terbit, BKPSDM Bantul tetap menyiapkan data jumlah ASN penerima THR. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada BPKPAD Kabupaten Bantul untuk ditindaklanjuti dalam proses administrasi pencairan.
“Setelah juklak dan juknis keluar, proses selanjutnya ada di BPKPAD, termasuk menghitung jumlah ASN di masing-masing organisasi perangkat daerah,” tutur Reni.
Pemkab Bantul berharap regulasi dari pemerintah pusat segera diterbitkan agar proses pencairan THR ASN dapat dilakukan tepat waktu menjelang Hari Raya Idulfitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.