El Nino Ancam Bantul! BPBD Siapkan Strategi Antisipasi Kekeringan
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Foto ilustrasi. Wisatawan memadati pantai Parangtritis, Senin (16/2/2026). Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Kunjungan wisata Bantul selama Ramadan 2026 tercatat melandai signifikan. Meski sektor pariwisata di Bumi Projotamansari tampak sepi, pelaku usaha justru memanfaatkan momentum ini untuk membenahi fasilitas dan meningkatkan kesiapan menjelang libur Lebaran.
Kepala Dispar Bantul, Saryadi, menyebut penurunan kunjungan wisata Bantul saat Ramadan merupakan siklus tahunan yang sudah diperhitungkan. Periode ini dimanfaatkan sebagai waktu perawatan intensif sarana dan prasarana agar layanan lebih optimal ketika arus wisatawan meningkat.
“Misalnya pelaku jip banyak yang tidak jalan atau beroperasi. Alhasil jipnya direparasi, dicat, diperbaiki, sehingga libur Lebaran sudah siap disewa oleh pengunjung,” tutur Saryadi pada Selasa (3/3/2026).
Operator jip wisata memilih menghentikan operasional sementara untuk maintenance, termasuk pengecatan dan perbaikan teknis kendaraan.
Langkah serupa dilakukan pengelola wahana rekreasi lain, mulai dari ATV hingga wisata berkuda. Fokus diarahkan pada pemulihan operasional dan pengecekan kelaikan fasilitas pendukung agar kunjungan wisata Bantul saat Lebaran dapat terlayani maksimal.
Di tengah lesunya kunjungan wisata Bantul selama Ramadan, ketahanan ekonomi pelaku usaha dinilai tetap terjaga. Saryadi menjelaskan mayoritas penggerak wisata tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan.
Banyak di antaranya memiliki usaha di sektor agraria maupun peternakan. “Banyak di antara mereka memiliki pekerjaan tambahan, mulai dari bertani, beternak, hingga menjalankan usaha lain. Dengan begitu, sumber pemasukan tetap berjalan meski kunjungan wisatawan sedang turun,” katanya.
Strategi adaptif juga terlihat di sektor kuliner. Pelaku usaha rumah makan menerapkan strategi jemput bola dengan menawarkan paket buka puasa bersama berharga kompetitif bagi masyarakat lokal. Upaya ini ditempuh untuk menyiasati turunnya kunjungan wisata Bantul yang berdampak langsung pada omzet.
Kondisi tersebut diakui Marlan, pemilik Rumah Makan Seafood Memori di Pantai Depok. “Ya mau akhir pekan atau hari biasa di bulan Ramadan kunjungan wisatawan sepi. Otomatis pesanan menu seafood juga turun drastis,” ujarnya.
Meski demikian, para pelaku usaha di kawasan pesisir tetap menyiapkan fasilitas dan strategi promosi sejak dini agar lonjakan kunjungan wisata Bantul saat libur Lebaran dapat disambut dengan layanan yang lebih prima, seiring pergerakan wisatawan yang diperkirakan meningkat mendekati hari raya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.