Harga BBM Naik, Pemkot Jogja Belum Tambah Anggaran Mobil Dinas
Pemkot Jogja belum menambah anggaran BBM kendaraan dinas meski harga naik. Pembatasan penggunaan tetap berlaku sambil menunggu evaluasi anggaran.
Foto ilustrasi pembayaran parkir digital, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Hari pertama pemberlakuan larangan parkir bus pariwisata di Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati berjalan kondusif.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam menata kawasan Sumbu Filosofi, terutama pada poros utama dari Malioboro hingga ke Titik Nol Kilometer.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyatakan bahwa pembatasan operasional bus pariwisata yang selama ini memenuhi TKP Senopati kini mulai ditegakkan.
Kebijakan tersebut merupakan strategi besar untuk membatasi volume kendaraan besar yang masuk ke jantung kawasan Sumbu Filosofi guna menjaga kelestarian dan kenyamanan area tersebut.
“Parkiran di sebelah barat Titik Nol yang dulu dipakai untuk bus sekarang sudah kami kondisikan,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Melalui penataan ini, bus pariwisata kini diwajibkan memanfaatkan kantong parkir lain yang telah disiapkan, seperti TKP Ngabean dan lahan Eks Menara Kopi Kotabaru.
Hasto merinci bahwa sekitar 20 hingga 40 unit bus yang biasanya memadati Senopati akan didistribusikan ke dua lokasi alternatif tersebut guna memecah kepadatan di pusat kota.
“Bus yang biasanya sekitar 20 sampai 40 unit di Senopati akan kita pindahkan sebagian ke Menara Kopi dan sebagian ke Ngabean,” jelasnya.
Penataan ini dilakukan dengan pendekatan persuasif kepada para operator bus pariwisata agar mematuhi aturan titik pemberhentian yang baru.
Hasto optimistis jika skema ini berhasil, pembatasan bus besar di kawasan Sumbu Filosofi akan dipermanenkan, bahkan setelah periode libur mudik Lebaran 2026 berakhir.
“Harapan saya kalau ini sukses, setelah Lebaran pun bus tidak boleh masuk ke kawasan itu,” katanya.
Selain fokus di Senopati, Pemkot Jogja juga tengah mengkaji regulasi serupa untuk kawasan Tugu Pal Putih. Dalam rencana yang sedang dimatangkan, akses bus di sekitar Tugu akan diperketat dan hanya diperbolehkan bagi bus yang memiliki kerja sama resmi dengan pihak hotel untuk keperluan menurunkan tamu.
“Nanti kita kondisikan hanya bus yang sudah kerja sama dengan hotel untuk menurunkan penumpang yang boleh masuk, mungkin dengan barcode khusus. Selebihnya tidak ada bus yang lewat di Tugu,” ujarnya.
Hasto mengakui bahwa transformasi di kawasan Sumbu Filosofi memerlukan waktu dan strategi lapangan yang dinamis. Ia menekankan bahwa meskipun penuh tantangan, progresivitas penataan harus tetap berjalan selaras dengan kebutuhan pelestarian kawasan warisan budaya tersebut, selama solusi bagi para pelaku wisata telah tersedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja belum menambah anggaran BBM kendaraan dinas meski harga naik. Pembatasan penggunaan tetap berlaku sambil menunggu evaluasi anggaran.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.