2 Kasus Miras dan Oplosan di Bantul Didenda Rp16 Juta
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Penumpang saat hendak berpergian melalui Stasiun DAMRI Yogyakarta. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas pemudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Stasiun DAMRI Yogyakarta. Sejumlah rute perjalanan antarkota yang dilayani oleh DAMRI menunjukkan peningkatan jumlah penumpang, bahkan salah satu rute tercatat mengalami kenaikan hingga sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Manajer Usaha Cabang Stasiun DAMRI Yogyakarta, Rendy Febrianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran dan arus balik dengan menambah armada bus secara bertahap.
Penambahan armada tersebut akan disesuaikan dengan kondisi permintaan di lapangan agar pelayanan perjalanan antarkota tetap berjalan lancar selama musim mudik Lebaran 2026.
Rendy menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah mulai terasa sejak Jumat lalu. Sejumlah rute perjalanan bahkan mengalami lonjakan minat, terutama untuk perjalanan menuju luar Pulau Jawa.
“Kenaikannya itu ada di beberapa rute. Seperti arah Lampung, itu kemarin ada kenaikan 15 persen dari hari biasa. Untuk hari ini bahkan bisa sekitar 20 persen. Selain itu ada rute Yogyakarta-Bandung yang juga cukup banyak peminat,” ucapnya, Minggu (15/3).
Menurutnya, tren lonjakan penumpang pada layanan bus DAMRI Yogyakarta biasanya tidak hanya terjadi pada masa arus mudik, tetapi juga meningkat tajam saat arus balik setelah perayaan Lebaran.
“Kalau untuk puncaknya kami pasti ada di arus balik. Jadi sekitar tanggal 24 sampai 28 Maret nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari-hari normal Stasiun DAMRI Yogyakarta hanya mengoperasikan sekitar sembilan unit bus untuk melayani berbagai rute perjalanan antarkota. Namun jumlah armada akan ditingkatkan secara signifikan ketika memasuki puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Untuk hari biasa armada yang kami gunakan ada sembilan unit. Nanti saat puncaknya pada tanggal 25 [arus balik], kami didukung dari DAMRI cabang Jakarta, Bandung, dan Lampung. Sekitar ada 35 unit yang akan melayani penumpang,” katanya.
Dengan tambahan armada tersebut, layanan perjalanan bus DAMRI di Stasiun DAMRI Yogyakarta diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang terus bertambah menjelang puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.