Pengelolaan TPR Parangtritis Beralih, Dispar Bantul Mutasi 21 Petugas
Pengelolaan TPR Parangtritis beralih ke Kalurahan Parangtritis mulai 1 Juli 2026. Dispar Bantul menata ulang 21 petugas dan merekrut petugas baru.
Penumpang saat hendak berpergian melalui Stasiun DAMRI Yogyakarta. Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas pemudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Stasiun DAMRI Yogyakarta. Sejumlah rute perjalanan antarkota yang dilayani oleh DAMRI menunjukkan peningkatan jumlah penumpang, bahkan salah satu rute tercatat mengalami kenaikan hingga sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.
Manajer Usaha Cabang Stasiun DAMRI Yogyakarta, Rendy Febrianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran dan arus balik dengan menambah armada bus secara bertahap.
Penambahan armada tersebut akan disesuaikan dengan kondisi permintaan di lapangan agar pelayanan perjalanan antarkota tetap berjalan lancar selama musim mudik Lebaran 2026.
Rendy menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang sebenarnya sudah mulai terasa sejak Jumat lalu. Sejumlah rute perjalanan bahkan mengalami lonjakan minat, terutama untuk perjalanan menuju luar Pulau Jawa.
“Kenaikannya itu ada di beberapa rute. Seperti arah Lampung, itu kemarin ada kenaikan 15 persen dari hari biasa. Untuk hari ini bahkan bisa sekitar 20 persen. Selain itu ada rute Yogyakarta-Bandung yang juga cukup banyak peminat,” ucapnya, Minggu (15/3).
Menurutnya, tren lonjakan penumpang pada layanan bus DAMRI Yogyakarta biasanya tidak hanya terjadi pada masa arus mudik, tetapi juga meningkat tajam saat arus balik setelah perayaan Lebaran.
“Kalau untuk puncaknya kami pasti ada di arus balik. Jadi sekitar tanggal 24 sampai 28 Maret nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada hari-hari normal Stasiun DAMRI Yogyakarta hanya mengoperasikan sekitar sembilan unit bus untuk melayani berbagai rute perjalanan antarkota. Namun jumlah armada akan ditingkatkan secara signifikan ketika memasuki puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Untuk hari biasa armada yang kami gunakan ada sembilan unit. Nanti saat puncaknya pada tanggal 25 [arus balik], kami didukung dari DAMRI cabang Jakarta, Bandung, dan Lampung. Sekitar ada 35 unit yang akan melayani penumpang,” katanya.
Dengan tambahan armada tersebut, layanan perjalanan bus DAMRI di Stasiun DAMRI Yogyakarta diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang terus bertambah menjelang puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan TPR Parangtritis beralih ke Kalurahan Parangtritis mulai 1 Juli 2026. Dispar Bantul menata ulang 21 petugas dan merekrut petugas baru.
Harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026 berubah. Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo turun, sementara Pertalite dan Pertamax tetap.
Meta mengakui AI belum mampu menekan spam judi online di Facebook dan Instagram karena pelaku terus mengubah modus untuk menghindari deteksi.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Presiden Prabowo menegaskan Polri berperan strategis menjaga keamanan dan menyampaikan enam pesan penting pada Hari Bhayangkara ke-80.
Sensus Ekonomi 2026 mencatat UMKM DIY masih didominasi usaha mikro. Dinkop UKM DIY memperkuat pendampingan agar pelaku usaha bisa naik kelas.