Video Dugaan Pungli Viral, DPRD Kota Jogja Minta Tata Kelola Alkid Dievaluasi
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Suasana Jalan Malioboro saat long weekeng dipadati oleh wisatawan domestik dan mancanegara, Kamis (29/6/2023). Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA–Momen libur Lebaran membuat kusir andong di kawasan Malioboro kebanjiran berkah. Selama momen tersebut wisatawan yang naik andong naik hingga empat kali lipat dibanding hari biasa.
Ketua Paguyuban Kusir Andong, Purwanto, mengatakan peningkatan signifikan terlihat pada frekuensi perjalanan harian kusir andong di kawasan tersebut. Dia menuturkan pada hari biasa mereka hanya melayani satu rombongan, kini bisa mencapai tiga hingga empat rombongan dalam sehari.
“Ini [kenaikan rombongan penumpang andong] merata hampir ke semua kusir,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Dia menyebut lonjakan mulai terasa sejak Sabtu (21/3/2026) malam atau malam Minggu yang merupakan H+3 Lebaran. Menurutnya, peningkatan ini didominasi wisatawan luar daerah seperti Jakarta dan Bandung yang datang untuk berlibur ke Kota Jogja.
Untuk memon Lebaran, dia bersama kusir andong lain menaikkan tarif. Pihaknya menaikkan tarif Rp50.000 untuk setiap perjalanan.
“Biasanya Rp150.000 menjadi Rp200.000, yang Rp200.000 menjadi Rp250.000, Rp250.000 menjadi Rp300.000. Ini menyesuaikan dengan kondisi kepadatan dan kemacetan di lapangan,” jelasnya.
Dia menuturkan kenaikan tarif tersebut diberlakukan lantaran selama momen Lebaran arus lalu lintas di Jogja cenderung padat. Karena itu, waktu tempuh di setiap rute lebih lama dibanding hari biasa.
Sementara itu, rute perjalanan andong bervariasi, mulai dari rute pendek, menengah hingga jauh di sekitar kawasan Malioboro, seperti melintasi Mirota, Pajeksan, hingga berputar di kawasan Malioboro.
Purwanto menambahkan, kondisi penumpang selama Lebaran tersebut berbanding terbalik dengan situasi selama Ramadan. Menurutnya, penumpang andong cenderung sepi, bahkan nyaris tidak ada sama sekali di beberapa hari.
“Kalau Ramadan sepi sekali, tapi saat Lebaran ini ibaratnya masa panen bagi kami,” ungkapnya.
Meski begitu, menurutnya peningkatan keramaian tahun ini berbeda dibandingkan dengan Lebaran sebelumnya. Hal itu menurutnya karena ada perbedaan Hari H Lebaran di tahun ini. Hal itu menurutnya menyebabkan masyarakat cenderung baru berlibur pada H+3 Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 27 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.