18 Guru Kulonprogo Mundur, Gaji Minim Pilih Kerja di SPPG
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Foto ilustrasi pernikahan. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Layanan pernikahan di wilayah Kulonprogo tetap berjalan selama masa cuti bersama Idulfitri 2026, memberi kesempatan bagi warga yang ingin melangsungkan akad di bulan Syawal.
Sepanjang periode cuti bersama pada 18–24 Maret 2026, seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kulonprogo tetap menerima pendaftaran dan pelaksanaan nikah meski sebagian layanan pemerintahan lain libur.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil, menegaskan layanan pernikahan tidak dihentikan selama momen Lebaran. “Meskipun dalam libur lebaran, kemarin kami tetap membuka layanan pernikahan di seluruh KUA se-Kulonprogo,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, ada sejumlah warga yang memanfaatkan momentum bulan Syawal untuk menikah, meski jumlahnya tidak terlalu banyak. Ia menyebut layanan ini merupakan bagian dari program pelayanan sepanjang waktu (long time service) agar masyarakat tetap terlayani dalam kebutuhan penting.
Selama masa cuti bersama tersebut, setidaknya lima layanan pernikahan tercatat dilaksanakan di berbagai wilayah di Kulonprogo. Beberapa di antaranya adalah pernikahan pasangan Yoga Pratama dan Dyah Dharmawanti dari Triharjo, di Wates yang berlangsung pada Senin (23/3/2026).
Selain itu, pernikahan juga digelar antara Dedy Sunyi Restuadi dengan Nani Prastiwi di Nanggulan, serta Ahmad Juliansyah dengan Winda Tri Hastuti di Cabean, Bumirejo, di Lendah.
Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kulonprogo, Qomaruzzaman, menambahkan masih ada pernikahan lain yang berlangsung di Samigaluh dan Temon selama masa cuti bersama.
Ia berharap pernikahan yang berlangsung di bulan Syawal tersebut membawa keberkahan dan kelanggengan bagi pasangan. Di sisi lain, Wahib menegaskan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kulonprogo tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama masa libur Lebaran.
“Harapannya pelayanan yang diberikan membawa dampak besar bagi masyarakat Kulonprogo,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 guru Kulonprogo mundur saat proses JLOP. Gaji minim diduga jadi penyebab, memperparah kekurangan tenaga pendidik.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan