Kemarau Panjang, DPRD Kulonprogo Minta Waspadai Kebakaran Lahan
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab memperkuat pencegahan kebakaran lahan di tengah kemarau panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel.
Foto ilustrasi pernikahan. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Layanan pernikahan di wilayah Kulonprogo tetap berjalan selama masa cuti bersama Idulfitri 2026, memberi kesempatan bagi warga yang ingin melangsungkan akad di bulan Syawal.
Sepanjang periode cuti bersama pada 18–24 Maret 2026, seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kulonprogo tetap menerima pendaftaran dan pelaksanaan nikah meski sebagian layanan pemerintahan lain libur.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil, menegaskan layanan pernikahan tidak dihentikan selama momen Lebaran. “Meskipun dalam libur lebaran, kemarin kami tetap membuka layanan pernikahan di seluruh KUA se-Kulonprogo,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Menurutnya, ada sejumlah warga yang memanfaatkan momentum bulan Syawal untuk menikah, meski jumlahnya tidak terlalu banyak. Ia menyebut layanan ini merupakan bagian dari program pelayanan sepanjang waktu (long time service) agar masyarakat tetap terlayani dalam kebutuhan penting.
Selama masa cuti bersama tersebut, setidaknya lima layanan pernikahan tercatat dilaksanakan di berbagai wilayah di Kulonprogo. Beberapa di antaranya adalah pernikahan pasangan Yoga Pratama dan Dyah Dharmawanti dari Triharjo, di Wates yang berlangsung pada Senin (23/3/2026).
Selain itu, pernikahan juga digelar antara Dedy Sunyi Restuadi dengan Nani Prastiwi di Nanggulan, serta Ahmad Juliansyah dengan Winda Tri Hastuti di Cabean, Bumirejo, di Lendah.
Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kulonprogo, Qomaruzzaman, menambahkan masih ada pernikahan lain yang berlangsung di Samigaluh dan Temon selama masa cuti bersama.
Ia berharap pernikahan yang berlangsung di bulan Syawal tersebut membawa keberkahan dan kelanggengan bagi pasangan. Di sisi lain, Wahib menegaskan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kulonprogo tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama masa libur Lebaran.
“Harapannya pelayanan yang diberikan membawa dampak besar bagi masyarakat Kulonprogo,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab memperkuat pencegahan kebakaran lahan di tengah kemarau panjang, termasuk pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.