Gelar Budaya Gunungketur Jogja Jadi Ajang Lestarikan Tradisi
Kelurahan Gunungketur kembali menggelar Gelar Budaya dan merti kampung sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menggerakkan UMKM.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, saat menyampaikan pesan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul untuk menjaga kinerja di tengah efisiensi anggaran dalam acara Syawalan di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul, Jumat (10/4/2026). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bantul tetap menjaga kinerja yang inovatif dan kreatif meski menghadapi efisiensi anggaran. Ia menekankan fokus kerja menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal.
Pesan tersebut disampaikan saat syawalan bersama di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul, di Bantul, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemda DIY dan Pemkab Bantul, termasuk panewu dan lurah.
Tekanan Anggaran Tak Boleh Turunkan Kinerja
Sultan menegaskan kondisi anggaran yang menurun tidak boleh menjadi alasan turunnya produktivitas ASN. Sebaliknya, situasi ini harus dijawab dengan kreativitas dalam menjalankan program kerja.
“Saya berharap ASN di sini juga makin inovatif dan kreatif. Lebih baik kita fokus, karena juga anggarannya kan juga menurun,” katanya.
Ia menilai, dengan fokus dan inovasi, target pembangunan tetap bisa tercapai meski ruang fiskal terbatas.
Optimisme Pertumbuhan Ekonomi DIY
Sultan juga menyinggung capaian ekonomi DIY yang pada tahun sebelumnya mencatatkan pertumbuhan 5,49 persen, tertinggi di Pulau Jawa. Capaian tersebut dinilai bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Asal fokus juga tumbuh kok. Yang tahun lalu kita di DIY kan terbesar di se-Jawa. Jadi saya berharap dengan fokus di provinsi maupun kabupaten/kota, harapan saya menembus 6 lah tahun ini 2026,” ujarnya.
Pemkab Bantul Jaga Sinkronisasi Program
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan komitmen untuk menjaga keselarasan program pembangunan daerah dengan arah kebijakan Pemda DIY.
Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan keluhuran budaya serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga ke depan berbagai program strategis yang sudah dibangun ini akan membawa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat baik di Bantul dan DIY pada umumnya,” katanya.
Syawalan Jadi Momentum Penguatan Kinerja
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan syawalan ini dimanfaatkan untuk memperkuat arah kerja ASN di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Dengan dorongan langsung dari Sultan, ASN diharapkan mampu menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Gunungketur kembali menggelar Gelar Budaya dan merti kampung sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menggerakkan UMKM.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.
Pemkab Magelang mengingatkan kepala desa agar transparan mengelola dana desa dan peduli terhadap kenakalan remaja menjelang Pilkades Serentak 2026.
Konsumsi Pertalite meningkat pada Juli 2026. Pemerintah disarankan menyiapkan tambahan kuota BBM subsidi sebesar 1,5 hingga 2 juta kL.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.