Dinkes DIY Imbau Waspada Cuaca Panas, Cegah Dehidrasi dan ISPA
Dinkes DIY mengimbau warga mencukupi cairan dan mengurangi paparan sinar matahari di tengah cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko ISPA.
Penumpang naik turun kereta api di Stasiun Tugu Jogja. - dok/PT KAI Daop 6
Harianjogja.com, JOGJA — Penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada Jumat (29/5/2026) malam diminta untuk datang lebih awal. Imbauan ini disampaikan KAI Daop 6 Yogyakarta menyusul potensi kepadatan lalu lintas akibat gelaran Jogja Last Friday Ride (JLFR).
Kegiatan bersepeda malam yang rutin digelar setiap Jumat terakhir setiap bulan tersebut diperkirakan akan memadati sejumlah ruas jalan utama di Kota Jogja mulai pukul 19.00 WIB. Rute JLFR meliputi kawasan Stadion Kridosono, Tugu Jogja, Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah antisipasi dengan mengirimkan pemberitahuan langsung kepada pelanggan.
“Kami mengimbau pelanggan, khususnya yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta, agar memperhitungkan waktu perjalanan dan datang lebih awal supaya tidak tertinggal kereta,” ujar Feni, Jumat (29/5/2026)
Sebagai bentuk layanan proaktif, KAI Daop 6 juga telah mengirimkan SMS dan WhatsApp blast kepada pelanggan sesuai data manifest keberangkatan pada tanggal tersebut. Informasi tersebut berisi peringatan potensi kepadatan lalu lintas serta anjuran untuk berangkat lebih awal ke stasiun.
Meski demikian, operasional perjalanan kereta api dipastikan tetap berjalan normal sesuai jadwal. KAI menegaskan seluruh kereta akan berangkat tepat waktu sehingga keterlambatan penumpang berisiko menyebabkan tertinggal perjalanan.
“Seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi sesuai jadwal. Oleh karena itu, pelanggan diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun dengan lebih baik,” tegasnya.
Di sisi lain, KAI Daop 6 juga mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang selama periode libur Iduladha 1447 Hijriah. Hingga Kamis (28/5/2026) pukul 10.00 WIB, tercatat sebanyak 35.551 penumpang melakukan perjalanan di wilayah Daop 6.
Jumlah tersebut terdiri atas 14.089 penumpang berangkat dan 21.462 penumpang tiba. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah karena layanan pembelian tiket go show tetap dibuka hingga malam hari.
Feni menjelaskan, dibandingkan hari Kamis biasanya, jumlah penumpang berangkat mengalami kenaikan sekitar 6%. Sementara itu, jumlah kedatangan meningkat hingga 23% dari rata-rata harian.
KAI Daop 6 berharap masyarakat dapat menyesuaikan mobilitasnya selama berlangsungnya JLFR agar perjalanan tetap lancar dan nyaman. Informasi terkait jadwal dan layanan kereta api dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, Contact Center 121, maupun media sosial resmi KAI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes DIY mengimbau warga mencukupi cairan dan mengurangi paparan sinar matahari di tengah cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko ISPA.
KPK menghormati pelimpahan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung dan memastikan terus memantau perkembangan penyidikannya.
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Haedar Nashir menilai korupsi menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia dan mendesak Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.
Dua pelajar DIY resmi diberangkatkan mengikuti pelatihan Paskibraka Nasional di Jakarta sebelum bertugas pada HUT Ke-81 RI di Istana Negara.