13 Kelompok Seni di Sleman Bakal Terima Hibah Alat Musik Danais 2026

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Selasa, 09 Juni 2026 02:47 WIB
13 Kelompok Seni di Sleman Bakal Terima Hibah Alat Musik Danais 2026

Ilustrasi Gamelan - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman menyiapkan hibah alat musik senilai Rp393,4 juta yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais) DIY untuk 13 kelompok seni pada 2026. Saat ini, penyaluran bantuan masih menunggu penetapan Surat Keputusan (SK) Bupati Sleman.

Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud Sleman, Dekhi Nugroho, mengatakan tidak ada perubahan pada daftar kelompok penerima hibah yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Tidak ada perubahan penerima. Kami masih menunggu tanda tangan SK Bupati,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Program hibah alat musik ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mendukung aktivitas kelompok seni sekaligus memperkuat pelestarian budaya di tingkat masyarakat.

Monitoring Pemanfaatan Alat Musik

Disbud Sleman juga melakukan pemantauan terhadap kelompok penerima hibah agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

Monitoring dilakukan melalui laporan kegiatan, seperti latihan rutin maupun pementasan seni yang dilakukan kelompok penerima bantuan.

“Kami memantau melalui laporan pelaksanaan aktivitas kelompok seperti pentas atau latihan,” kata Dekhi.

Laporan tersebut kemudian menjadi dasar evaluasi penggunaan alat musik yang telah disalurkan pemerintah.

Evaluasi Program Tahun Sebelumnya

Pada 2025, Disbud Sleman telah menyalurkan hibah alat musik kepada 19 kelompok budaya dan sanggar kesenian.

Bantuan tersebut berupa 19 set alat musik dengan total nilai Rp238,6 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan DIY.

Jenis alat musik yang diberikan meliputi perangkat untuk kesenian badui, jathilan, hadroh, bregada, hingga kubro.

Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Ishadi Zayid, mengutarakan bahwa penyediaan fasilitas penunjang ini mengemban misi edukasi jangka panjang. Stimulus sarana prasarana ini diproyeksikan mampu mendongkrak motivasi internal para seniman akar rumput sekaligus memupuk rasa cinta generasi muda terhadap warisan leluhur.

Lewat perluasan nilai pembiayaan yang lebih besar pada periode reguler kali ini, akselerasi pengembangan karya kreatif lokal diyakini dapat berjalan lebih dinamis. Pemanfaatan maksimal dari program hibah alat musik Sleman diharapkan mampu memperkokoh pilar-pilar kebudayaan lokal sekaligus memperkuat status keistimewaan yang disandang oleh Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online