18 Dapur MBG di Bantul Masih Berhenti Operasi, Tunggu Verifikasi BGN
Sebanyak 18 SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Bantul masih berhenti beroperasi dan menunggu verifikasi BGN. Sebanyak 102 dapur MBG tetap berjalan normal.
Suasana Keroncong Plesiran pada Sabtu (13/7/2026) di Candi Prambanan./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul kembali menghadirkan event budaya yang memadukan seni, wisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui gelaran Kerontjong Pesisir 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Pantai Cangkring, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, pada Sabtu (20/6/2026).
Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, Kerontjong Pesisir tak sekadar menampilkan pertunjukan musik keroncong. Event ini berkembang menjadi ruang kreatif yang menghadirkan kolaborasi seni, sastra, edukasi, hingga promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinpar Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda budaya yang konsisten didukung melalui Dana Keistimewaan DIY. Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Gita Yuvaka-Yuvatinam” atau Senandung Muda-Mudi, yang menonjolkan peran generasi muda dalam melestarikan musik keroncong.
“Sebagian besar pengisi acara merupakan musisi muda Bantul yang tergabung dalam HAMKRI Bantul. Ini menjadi bentuk regenerasi dalam menjaga eksistensi musik keroncong,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Lokasi penyelenggaraan juga terus berganti sebagai bagian dari strategi promosi destinasi wisata pesisir Bantul. Setelah sebelumnya digelar di Pantai Samas dan Pantai Gua Cemara, tahun ini Pantai Cangkring dipilih untuk memperkenalkan potensi wisata baru di kawasan selatan.
Sejumlah grup musik keroncong dijadwalkan tampil, seperti Dapur Musik, Kharisma Keroncong, dan Keroncong Moeda Birama. Selain itu, panggung juga akan dimeriahkan oleh bintang tamu Nufi Wardhana serta Puspa Jelita yang dipimpin Lilik Shaggy Dog bersama Heruwa.
Tak hanya musik, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan kreatif secara gratis. Komunitas sastra Bantul akan menggelar lokakarya penulisan puisi dan geguritan bersama Syamsu Setiaji, serta pelatihan menulis cerpen dan cerkak bersama Bang Tedy Way. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan terbuka untuk umum.
“Pengunjung bisa menikmati pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari hiburan hingga aktivitas edukatif yang interaktif,” kata Markus.
Selain itu, komunitas janur bersama sahabat difabel akan memberikan pelatihan pembuatan kerajinan berbahan janur. Kegiatan ini juga menjadi wadah promosi karya kreatif penyandang disabilitas.
Dari sisi ekonomi, puluhan pelaku UMKM lokal turut ambil bagian. Berbagai kuliner khas Bantul seperti manggleng, wajik, mie lethek, tape singkong, adrem, peyek, hingga kopi pesisir akan tersedia bagi pengunjung. Produk kreatif binaan sahabat difabel seperti batik, kaos lukis, dan olahan makanan juga akan meramaikan bazar.
Pengunjung hanya perlu membayar retribusi kawasan wisata sebesar Rp15.000 per orang, di luar biaya parkir, untuk menikmati seluruh rangkaian acara.
Melalui Kerontjong Pesisir 2026, Dinpar Bantul berharap dapat memperkuat daya tarik wisata pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis budaya.
“Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi antara seni, masyarakat, dan ekonomi kreatif,” ujar Markus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Bantul masih berhenti beroperasi dan menunggu verifikasi BGN. Sebanyak 102 dapur MBG tetap berjalan normal.
Musim kemarau di Kabupaten Gunungkidul berdampak terhadap meningkatkanya permintaan air di masyarakat sehingga pengiriman dilakukan hingga tengah malam.
Pemkab Temanggung mencatat tren peralihan penggunaan BBM dari Pertamax ke Pertalite. Stok BBM subsidi dipastikan masih aman.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Batang dimulai Juli 2026. Sekolah berasrama ini ditargetkan menampung sekitar 300 siswa dari keluarga miskin.
Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Palu. Sejumlah bangunan rusak, Jembatan Palu III ditutup sementara, namun tidak berpotensi tsunami.
Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko heat stroke pada anak. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kesalahan yang harus dihindari.