Mesin Mati Saat Menanjak, Truk Towing Hantam Pagar dan Teras Masjid

Khairul Ma'arif
Khairul Ma'arif Senin, 29 Juni 2026 16:17 WIB
Mesin Mati Saat Menanjak, Truk Towing Hantam Pagar dan Teras Masjid

TKP Truk Towing nabrak Masjid Al-Amin di Padukuhan Turus, Tanjungharjo pada Senin (29/6/2026) pukul 09.30 WIB/ Istimewa

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebuah truk towing bermuatan alat berat mengalami kecelakaan tunggal hingga menabrak Masjid Al-Amin di Padukuhan Turus, Kalurahan Tanjungharjo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Senin (29/6/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah kendaraan tidak kuat menanjak dan mengalami mati mesin saat melintasi ruas Jalan Pengasih-Nanggulan.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kecelakaan mengakibatkan kerusakan pada bangunan masjid dan kendaraan yang terlibat.

Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Sarjoko, mengatakan truk towing bernomor polisi K 8982 GS itu dikemudikan oleh AM, 37, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

“Pengemudi selamat dan tidak mengalami luka,” kata Sarjoko, Senin.

Meski demikian, bagian belakang kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada sejumlah bagian Masjid Al-Amin yang berada tepat di dekat lokasi tanjakan.

Menurut Sarjoko, pagar bagian depan dan sisi selatan masjid mengalami kerusakan cukup parah. Benturan truk juga merusak area teras depan bangunan masjid.

“Pagar samping selatan dan pagar depan masjid rusak. Teras depan masjid juga mengalami kerusakan akibat tertabrak kendaraan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga dipicu kondisi kendaraan yang tidak mampu menaklukkan tanjakan di lokasi kejadian. Saat melaju dari arah utara menuju selatan, truk yang membawa alat berat tersebut tiba-tiba kehilangan tenaga ketika berada di tanjakan.

Mesin kendaraan dilaporkan mati sehingga truk melorot ke belakang. Dalam kondisi tersebut, pengemudi berusaha mengendalikan laju kendaraan dengan membanting kemudi ke arah kanan belakang.

Namun, manuver tersebut justru membuat kendaraan menabrak pagar dan teras Masjid Al-Amin yang berada di sisi jalan.

“Setibanya di jalan menanjak, mesin truk tiba-tiba mati. Kendaraan kemudian melorot ke belakang dan pengemudi tidak mampu menguasai kendaraan sehingga menabrak teras serta pagar masjid,” jelas Sarjoko.

Polisi menduga faktor ketidaktahuan pengemudi terhadap karakteristik medan jalan turut menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Lokasi tanjakan yang berada tepat di depan masjid dinilai membutuhkan kewaspadaan lebih bagi pengendara, terutama kendaraan berat yang membawa muatan besar.

Meski tidak menimbulkan korban, insiden tersebut menyebabkan kerugian material akibat kerusakan bangunan dan kendaraan.

Sarjoko mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur dengan kontur menanjak. Pengemudi juga diminta meningkatkan kewaspadaan serta memahami medan perjalanan guna mencegah kecelakaan serupa.

“Peristiwa ini menjadi pengingat agar pengendara lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalan menanjak dengan membawa muatan berat,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online