Disnakertrans Bantul Ukur Ulang Hasil Program Padat Karya di 124 Lokasi

Newswire
Newswire Minggu, 18 Oktober 2026 21:27 WIB
Disnakertrans Bantul Ukur Ulang Hasil Program Padat Karya di 124 Lokasi

Pengukuran ulang atau stock opname terhadap pekerjaan padat karya infrastruktur oleh petugas teknis Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul, DIY./Antara-Disnakertrans Bantul.\r\n

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul melakukan pengukuran ulang atau stock opname pekerjaan padat karya infrastruktur Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan di 124 lokasi sesuai dengan gambar desain yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul, Agung Kurniawan, mengatakan setiap kelompok pelaksana telah dibekali gambar desain sebelum pekerjaan fisik dimulai.

"Kalau di tahap akhir ini kan tentunya kita melakukan pengukuran, stock opname setiap pembangunan infrastruktur itu kita ukur ulang, kemudian kita cocokkan dengan gambar desain," katanya di Bantul, Minggu (18/10/2026).

Pengukuran Ulang Padat Karya Bantul Dilakukan Setelah Pekerjaan Rampung

Agung menjelaskan pengukuran ulang dilakukan petugas teknis Disnakertrans Bantul setelah pekerjaan fisik selesai. Program padat karya infrastruktur di 124 lokasi se-Bantul tersebut berlangsung sejak 28 September hingga 17 Oktober 2026.

Dalam proses pemeriksaan, petugas mencocokkan hasil pembangunan dengan gambar desain, baik dari sisi jumlah maupun volume pekerjaan. Pemeriksaan itu juga digunakan untuk mengetahui bagian pekerjaan yang mengalami pengembangan atau mendapat tambahan swadaya masyarakat.

"Jadi, kita cocokkan dengan gambar desain baik secara jumlah maupun volumenya, dari pencocokan volume itu nanti kita tahu istilahnya volume-volume pekerjaan yang telah menjadi pengembangan atau ada swadaya masyarakat," katanya.

Menurut Agung, stock opname menjadi bagian dari pengendalian pada tahap akhir pelaksanaan program. Melalui pemeriksaan tersebut, pemerintah memastikan hasil pekerjaan padat karya sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan.

Hasil Padat Karya Sesuai Desain, Pembayaran Upah Menyusul

Berdasarkan hasil pengukuran ulang, pekerjaan padat karya di seluruh lokasi dinyatakan sesuai dengan gambar desain. Jenis pekerjaan yang diperiksa meliputi pembangunan jalan corblok, talud, dan saluran drainase.

Setelah pemeriksaan selesai, tahapan berikutnya adalah pembayaran upah pekerja padat karya. Agung menyebut pembayaran uang perangsang kerja (UPK) akan dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening pekerja yang terlibat dalam program tersebut.

"Juga kita tekankan nanti setelah selesai proses akhir, akan dilaksanakan pembayaran UPK atau uang perangsang para pekerja yang melaksanakan padat karya, sistemnya akan di transfer ke salah satu rekening pekerja padat karya," katanya.

Padat Karya Bantul 2026 Sasar 124 Lokasi

Pada 2026, Disnakertrans Bantul merealisasikan program padat karya infrastruktur BKK DIY di 124 lokasi. Setiap lokasi melibatkan 26 orang pekerja dengan anggaran sebesar Rp100 juta per lokasi.

Pekerjaan yang dilaksanakan mencakup pembangunan jalan corblok, talud, dan saluran drainase. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Agung mengatakan padat karya infrastruktur menyasar sejumlah kelompok masyarakat, termasuk pengangguran, setengah penganggur, pekerja informal, dan pekerja paruh waktu.

"Padat karya infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang lebih luas, meningkatkan serapan tenaga kerja bagi pengangguran, masyarakat setengah penganggur, pekerja non formal, pekerja paruh waktu," kata Agung.

Dengan berakhirnya pekerjaan fisik pada 17 Oktober 2026, pengukuran ulang menjadi tahapan penting untuk memastikan kesesuaian hasil pembangunan sebelum proses pembayaran upah pekerja dilaksanakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online