Pengajian Kebangsaan Hari Santri 2026 di Jogja Serukan Kerukunan Bangsa

Sunartono
Sunartono Sabtu, 24 Oktober 2026 21:47 WIB
Pengajian Kebangsaan Hari Santri 2026 di Jogja Serukan Kerukunan Bangsa

Pengajian kebangsaan Hari Santri Nasional 2026 mengajak santri dan masyarakat memperkuat persatuan, toleransi, serta kerukunan di Jogja. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Pengajian kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, merawat kerukunan, serta mendoakan kedamaian dan kemakmuran bangsa. Kegiatan yang digelar Kamis (22/10/2026) di Jogja ini juga menyoroti peran santri dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pengajian tersebut menghadirkan dua pembicara, yakni Mu'inan yang dikenal sebagai KiaiMu'inan Rafi', serta Qudori, Ketua Densus 99 Asmaul Husna Nahdlatul Ulama sekaligus Ketua Komunitas Santri Ndugal.

Dalam pemaparannya, Mu'inan menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan untuk membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghormati. Peringatan Hari Santri, menurut pesan yang dirumuskan untuk kegiatan tersebut, tidak semestinya berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat atas kontribusi santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Nilai-nilai keagamaan diharapkan tercermin melalui sikap toleran, kepedulian sosial, dan kemampuan menjaga hubungan baik di tengah perbedaan. Kerukunan membutuhkan keterlibatan bersama agar masyarakat dapat hidup dengan aman, tenteram, dan damai," katanya

Mu'inan juga menekankan pentingnya dialog dan sikap saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. "Kesadaran untuk menghindari tindakan yang memicu perselisihan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat persaudaraan dan menjaga keutuhan bangsa".

Santri Diharapkan Menjadi Bagian dari Solusi

Sementara itu, Qudori menyoroti peran santri dan komunitas masyarakat dalam merawat persatuan serta mencegah berkembangnya provokasi di lingkungan sosial. Semangat kebangsaan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui seruan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pesan yang dirumuskan untuk pembicara kedua menekankan bahwa menjaga bangsa merupakan tanggung jawab bersama, bukan semata-mata tugas pemerintah atau aparat keamanan. "Santri diharapkan turut mencerdaskan masyarakat, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memecah belah persatuan," ujarnya.

Qudori juga menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan antarkelompok masyarakat. Keterlibatan tokoh agama, santri, dan komunitas sosial diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif serta memperkuat semangat gotong royong.

Momentum Memperkuat Persatuan Bangsa

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober sebagai pengingat atas kontribusi santri dalam perjalanan sejarah Indonesia, termasuk perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan pembangunan kehidupan bangsa.

"Dalam konteks saat ini, peran santri diharapkan terus berkembang melalui pendidikan, penguatan karakter, dan keterlibatan aktif dalam menjaga persatuan serta kedamaian".

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, kerukunan menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan tenteram. Sinergi antara tokoh agama, santri, komunitas masyarakat, dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah konflik di tengah masyarakat.

Melalui pengajian kebangsaan tersebut, masyarakat diajak menjadikan doa sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan bangsa yang rukun dan makmur. Semangat Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persaudaraan, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online