MI YAPPI Natah Gunungkidul Dibakar, Polisi Temukan Botol Berisi Solar
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Ilustrasi tindak anarkistis (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, JOGJA – Polresta Jogja menetapkan 2 tersangka, AN dan JM dalam kasus http://www.harianjogja.com/baca/2014/01/02/kelompok-pemuda-mengamuk-polresta-jogja-jaga-ketat-3-wilayah-478795" target="_blank">pengerusakan dan penganiayaan di Jalan S Parman, Mantrijeron yang terjadi pada Rabu (1/1/2014).
Dalam peristiwa itu, dua orang menderita luka bacok dan dua buah mobil serta beberapa tempat milik warga menjadi sasaran amukan oleh sekelompok orang.
Kapolsek Mantrijeron, Kompol Sugiyanta mengatakan pihaknya tidak menaganani kasus itu karena sudah ditangani langsung Polresta Jogja. “Untuk informasi lebih lanjut, silahkan ke Polres, karena mereka yang menangani kasus itu,” katanya ketika ditemui, Jumat (3/1/2014).
Awalnya, kasus ini bermula dari salah paham. Sekelompok pemuda asal luar Jawa yang mencari salah seorang pemuda yang memukul rekan mereka, namun dikarenakan tak menemukan apa yang dicari, mereka melampiaskan kekesalan kepada warga sekitar.
“Mereka sudah mencari di tiga tempat, yakni Ngampilan, Mantrijeron dan Kraton namun mereka tidak menemukan orang yang memukul teman mereka dan mereka mulai mengamuk hingga kasus salah paham itu terjadi,” ungkapnya.
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Dodo Hendro Kusuma membenarkan kasus itu kini ditangani Polresta Jogja. Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan 2 tersangka, yakni AN dan JM. “Kami langsung menangkap 2 tersangka itu langsung di tempat kejadian,” katanya.
Saat ini kedua tersangka ditahan di ruang tahanan Mapolres Jojga. Untuk tersangka AN dijerat Undang-Undang Darurat No 12/1951 dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun. Sedangkan tersangka JM dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5,5 tahun.
“Kami terus mengembangkan kasus ini, dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya,” katanya lagi.
Dia menambahkan, pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terhadap laporan dari kelompok pemuda asal luar Jawa yang menjadi penyebab peristiwa pengerusakan itu. “Mereka sudah melaporkan kasuk pemukulan yang dialami teman mereka, dan saat ini kami sedang melakukan proses lidik,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ksi pembakaran sekolah oleh orang tak dikenal terjadi di Madrasah Ibtidaiyah YAPPI di Kalurahan Natah, Nglipar. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Nglipar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.