Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Harianjogja.com, JOGJA – Menantu KGPAA Paku Alam IX BRAy Atika Suryodilogo menjelaskan, acara tingalan ini rutin digelar setiap setahun sekali. Prosesi ini tidak hanya dihadiri internal dalam Pakualaman saja, tapi juga turut dihadiri para undangan.
“Intinya, acara ini tujuannya agar beliau terus diberi kesehatan dan selalu dalam lindungannya,” katanya, ketika ditemui Rabu (8/1).
Atika memimpin proses pembuatan apem yang akan diserahkan ke KGPAA Pakualam IX pada saat prosesi perayaan berlangsung. “Yang jelas ada satu apem sebesar ukuran kepala manusia, serta 78 apem sesuai dengan umur beliau,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.