Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
dokumen
Harianjogja.com, JOGJA – Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja Edy Heri Suasana menyayangkan aksi http://www.harianjogja.com/baca/2014/01/23/tawuran-pelajar-polisi-tangkap-2-siswa-2-484152" target="_blank">pelemparan yang melibatkan dua sekolah swasta di Kota Jogja.
Rencananya, untuk mengetahui detail peristiwa penyerangan itu, Dinas Pendidikan akan memanggil kepala sekolah kedua sekolah yang bersangkutan.
“Mereka (kepala sekolah) akan kami panggil, untuk menceritakan kronologis secara pasti peristiwa itu,” katanya ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/1/2014).
Menurut dia, aksi penyerangan ke SMA Bopkri 2 Jogja itu merupakan tindakan yang mencoreng wajah dunia pendidikan di Kota Jogja.
Sebagai seorang pelajar, seharusnya mereka fokus belajar untuk menyiapkan masa depan, bukannya melakukan tindakan kurang terpuji dan cenderung anarkis. “Sangat disesalkan dan disayangkan, seharusnya pelajar itu belajar dan bukan bertindak yang aneh-aneh,” ujarnya.
Dia menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak kepolisian. Apalagi dalam peristiwa pelemparan yang berlangsung Rabu (22/1/2014), Polsek Gondokusuman berhasil mengamankan dua orang pelajar dari salah satu sekolah swasta di Kota Jogja.
“Biarlah polisi yang mengambil tindakan, karena peristiwa itu sudah masuk ke ranah mereka,” papar dia,
“Kalau mereka bisa berpikir jernih, tentunya mereka tidak akan melakukan tindakan itu. Apalagi, lokasi pelemparan sangat dekat dengan pos polisi jadi sangat mudah untuk menghentikannya,” tambah dia.
Untuk pihak sekolah, dia juga meminta agar peristiwa itu segera diselesaikan. Apabila ada yang melakukan tindakan pelanggaran harus segera diberikan sanksi sesuai dengan tata tertib yang berlaku. Jangan sampai, pihak terkesan membiarkan dan tidak mengambil tidankan tegas.
“Yang melakukan pelanggaran harus diberi sanksi sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Akan tetapi harus dilakukan dengan arif dan bijaksana,” katanya.
Meski tidak membenarkan peristiwa itu, dia menganggap jika aksi tersebut masih dalam tahap kenakalan remaja dan belum menjurus ke tindakan kriminal. Jadi peristiwa itu merupakan pekerjaan bersama baik orang tua, sekolah maupun pihak kepolisian untuk mencegah agar peristiwa serupa tak terulang kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan