PENCURIAN : Saksi Melihat Pelaku Tertabrak Motor

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 29 Januari 2014 03:33 WIB
PENCURIAN : Saksi Melihat Pelaku Tertabrak Motor

Harianjogja.com, JOGJA – Kapolresta Jogja AKBP R Slamet Santoso mengatakan, polisi terus menyelidiki kasus pencurian di Toko Batik Kana Jl AM Sangaji Jogja yang terjadi pada Selasa (28/1/2014) pukul 13.00 WIB.

Untuk kerugian sendiri belum bisa ditaksir, yang jelas ada sejumlah barang yang raib seperti laptop, tablet dan sejumlah perhiasan. “Kami belum bisa menaksir berapa kerugian yang diderita, karena saat ini baru mendata,” katanya.

Diduga pelaku sudah mengenal betul kondisi toko sehingga bisa leluasa beraksi. Meski sempat dikepung warga dan polisi, pencuri tetap bisa lolos.

“Mereka mengakunya pergi untuk makan siang, kondisi toko juga dalam keadaan tertutup, tapi pas pulang melihat dalam keadaan terbuka. Untuk itu, mereka melaporkan kejadian ini ke pos polisi lalu lintas di Simpang Empat Tugu,” katanya.

Dilanjutkannya, sebelum polisi datang ke tempat kejadian peristiwa ada seseorang melihat orang tak dikenal keluar dari toko, menyeberang dan sempat tertabrak pengguna jalan kemudian melarikan diri ke arah Jalan Poncowinatan. “Kami mencoba menyisirnya tapi belum menemukan pelakunya. Malahan korban juga sempat melihat seorang lagi masih di dalam toko naik ke lantai atas,” papar dia.

Dia menginstruksikan ke jajarannya untuk terus mendalami kasus ini. Hanya, untuk warga masyarakat untuk diminta lebih berhati-hati dan waspada lagi, apalagi saat ini mendekati perayaan Hari Raya Imlek.

“Kami masih mengembangkan kasus ini. Tapi kami juga meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada lagi, karena dengan begitu akan lebih mempermudah tugas kami,” ungkapnya.

PENCURIAN : Saksi Melihat Pelaku Tertabrak Motor



Harianjogja.com, JOGJA – Kapolresta Jogja AKBP R Slamet Santoso mengatakan, polisi terus menyelidiki kasus pencurian di Toko Batik Kana Jl AM Sangaji Jogja yang terjadi pada Selasa (28/1/2014) pukul 13.00 WIB.



Untuk kerugian sendiri belum bisa ditaksir, yang jelas ada sejumlah barang yang raib seperti laptop, tablet dan sejumlah perhiasan. “Kami belum bisa menaksir berapa kerugian yang diderita, karena saat ini baru mendata,” katanya.



Diduga pelaku sudah mengenal betul kondisi toko sehingga bisa leluasa beraksi. Meski sempat dikepung warga dan polisi, pencuri tetap bisa lolos.



Mereka mengakunya pergi untuk makan siang, kondisi toko juga dalam keadaan tertutup, tapi pas pulang melihat dalam keadaan terbuka. Untuk itu, mereka melaporkan kejadian ini ke pos polisi lalu lintas di Simpang Empat Tugu,” katanya.



Dilanjutkannya, sebelum polisi datang ke tempat kejadian peristiwa ada seseorang melihat orang tak dikenal keluar dari toko, menyeberang dan sempat tertabrak pengguna jalan kemudian melarikan diri ke arah Jalan Poncowinatan. “Kami mencoba menyisirnya tapi belum menemukan pelakunya. Malahan korban juga sempat melihat seorang lagi masih di dalam toko naik ke lantai atas,” papar dia.



Dia menginstruksikan ke jajarannya untuk terus mendalami kasus ini. Hanya, untuk warga masyarakat untuk diminta lebih berhati-hati dan waspada lagi, apalagi saat ini mendekati perayaan Hari Raya Imlek.



Kami masih mengembangkan kasus ini. Tapi kami juga meminta kepada masyarakat untuk lebih waspada lagi, karena dengan begitu akan lebih mempermudah tugas kami,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sugeng Pranyoto
Sugeng Pranyoto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online