Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Logo KPU (Dok/JIBI)
Harianjogja.com, Gunungkidul – KPU Gunungkidul akan menetapkan kursi DPRD lebih awal dibandingkan wilayah lain di DIY. Mayoritas KPU kabupaten lain akan melakukan penetapan pada Senin (12/5/2014). Sedangkan KPU Gunungkidul, hari ini akan menetapkan anggota DPRD Gunungkidul periode 2014-2019.
“Rencananya, kami akan melaksanakan pleno di Ruang Rapat 1 Sekda, pada pukul 13.00 WIB besok [hari ini]. Untuk persiapan, kami juga sudah mengundang seluruh parpol untuk hadir dalam penetapan tersebut,” kata Ketua KPU Gunungkidul M Zainuri Iksan kepada Harianjogja.com, Sabtu (10/5/2014).
Sayangnya, Ihsan masih enggan membeberkan lebih jauh siapa saja yang akan duduk menjadi wakil rakyat di tahun ini. Dia beralasan, tidak mau menyalahi aturan karena baru akan diumumkan saat dilaksanakan pleno penetapan.
Lebih jauh dikatakan Ihsan, dalam pleno itu nantinya yang ditetapkan pertama kali adalah jumlah kursi yang diperoleh masing-masing parpol dalam Pemilu 9 April lalu. Kemudian, setelah hasil itu didapatkan, KPU akan menetapkan siapa saja yang duduk sebagai wakil rakyat.
“Yang jelas, untuk mendapatkan kursi, harus bisa memenuhi bilangan pembagi pemilih (BPP). Kalau itu sudah diketemukan di masing-masing parpol, maka selanjutnya akan ditetapkan caleg mana yang akan duduk menjadi anggota Dewan. Teknisnya, siapa yang memeroleh suara terbanyak akan menjadi wakil rakyat,” paparnya.
Terpisah, Komisioner KPU DIY Divisi Teknis Penyelenggaraan Nur Huri Mustofa, membenarkan jika KPU Gunungkidul merupakan wilayah pertama yang melaksanakan pleno penetapan kursi DPRD. Karena, mayoritas KPU kabupaten-kota baru melaksanakan pleno Senin (12/5/2014) besok.
Dia menjelaskan, guna memantau jalannya pelno penetapan di KPU kabupaten-kota, Komisioner KPU DIY akan berbagi tugas untuk menghadiri pleno itu. “Sudah kami bagi, dan masing-masing komisioner akan hadir di pelno sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong