Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Purwanto menyebut bocornya distribusi elpiji ukuran tiga kilogram membuat harga di tingkat konsumen melebihi harga eceran tertinggi (HET).
“Bisa mencapai Rp18.000,” ujarnya, Kamis (22/5/2014).
Pendistribusian bocor karena kendaraan pengangkut dicegat dalam perjalanan sehingga jumlah pengiriman berkurang. Pertamina selaku operator juga belum punya aturan untuk menindak penyelewengan distribusi elpiji.
Kepala Seksi Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperas dan Energi Sumber Daya Mineral Gunungkidul Supriyadi heran dengan harga elpiji tiga kilogram padahal agen-agen mengaku distribusi lancar tanpa ada hambatan.
“Kelangkaan terjadi pada Maret-April, setelah itu pasokan tetap lancar. Harganya tak berubah. Memang ada yang sedikit menurunkan harga jualnya tapi itu masih jauh dari harga yang ditentukan,” ungkapnya.
Dia juga tidak menampik apabila ada kelompok kecil yang coba meraih keuntungan dalam pendistribusian. Namun, sebagai pengawasan pendistribusian tidak bisa berbuat banyak karena ketiadaan aturan resmi dari Pertamina, membuat kecurangan-kecurangan dibiarkan terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI