TPR Baron Gunungkidul Resmi Terapkan Pembayaran Full Cashless
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
Ilustrasi tempat pemungutan suara (TPS). (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– KPU Gunungkidul memperkirakan biaya yang digunakan untuk Pemilukada 2015 mendatang sebesar Rp22,5 miliar.
Anggaran tersebut sudah termasuk antisipasi pelaksanaan pemilihan bupati berlangsung dua putaran.
Ketua KPU Gunungkidul Zainuri Ikhsan mengatakan, anggaran tersebut terbagi dalam dua tahun anggaran, Yakni, anggaran di 2014 dan anggaran pada tahun 2015. Namun, dari rencana anggaran sebesar Rp500 juta di tahun ini hanya disetujui sebesar Rp390 juta. Sementara, untuk anggaran di 2015 diajukan sebesar Rp22 miliar.
“Saat ini sudah diajukan. Keputusanya, belum ada apakah dana tersebut akan cair keseluruhan atau akan berkurang,” katanya, Senin (2/6/2014).
Menurut Ikhsan, rencana anggaran yang diajukan sudah termasuk antisipasi bila pelaksanaan pemilukada berjalan 2 putaran. Sementara penyusunan tahapan-tahapan pelaksanaan pemilukada baru akan dibahas KPU pada Oktober mendatang. Alasannya, saat ini sedang fokus untuk pelaksanaan pemilihan presiden.
“Masih belum, karena kami masih fokus untuk pilpres. Namun, untuk perencanaan anggaran sudah kami ajukan. Malahan, saat ini sudah bisa dicairkan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPR Baron Gunungkidul resmi menerapkan pembayaran full cashless. Sistem non tunai akan dievaluasi sebelum diterapkan di TPR lain.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.