Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Wakil Ketua Pemenangan Jokowi-JK Gunungkidul Rozak Harudin mengaku masih mencari kebenaran isu di Gunungkidul terkait netralitas anggota TNI. Pasalnya, sejak isu ini mencuat, tim terus melakukan koordinasi untuk mebuktikan kebenaranya.
“Kami juga belum tahu, namun kami terus melakukan koordinasi terkait kebenarannya,” ungkapnya, Jumat (6/6/2014).
Diakui politisi PKB ini bila tim pemenangan terus mencari kebenaran isu tersebut. Meski demikian, dia berharap pelaksanaan pilpres ini dapat berjalan lancar tanpa ada praktik-praktir kotor dalam pelaksanaannya.
“Apapun pilihannya kita tetap satu saudara. Jadi, jangan kotori dengan praktik kampanye hitam atau pun politik uang,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.