Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
(David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Di wilayah Kabupaten Gunungkidul, banyak terpasang spanduk calon presiden Joko Widodo namun tidak didampingi Jusuf Kalla.
Spanduk yang menunjukkan kedua pasangan masih jarang terlihat.
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Gunungkidul, Budi Utama menampik bila pemasangan spanduk hanya menujukkan sosok Mantan Walikota Solo itu.
Menurut dia pemasangan spanduk yang menampilkan Jokowi sendiri disebabkan spanduk-spanduk tersebut merupakan stok lama, yang dibuat sebelum penetapan dengan pasangan JK.
“Coba lihat di daerah lain, sudah banyak spanduk yang dipasang menampilkan kedua tokoh. Jadi, tidak perlu dipermasalahkan karena, bagi kami tidak menjadi masalah,” ungkapnya.
Ia mengakui, banyaknya spanduk Jokowi yang tampil sendiri menimbulkan beberapa pertanyaan dari beberapa kolega Budi.
Umumnya mereka bertanya, apakah sosok Jusuf Kalla tidak bisa dijual di Gunungkidul. Namun Budi buru-buru menampiknya, karena, pemasangan spanduk tersebut hanya masalah teknis saja.
Menurut dia, spanduk yang dibuat akhir-akhir ini sudah menunjukkan kedua pasangan.
“Daripada terbuang percuma, kami tetap memasangnya. Toh akhir-akhir ini spanduk yang dipasang juga menampilkan kedua pasangan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.