Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Peristiwa angin puting beliung yang melanda wilayah Desa Hargosari Kecamatan Tanjungsari membuat warga yang ketakutan.
Saat kejadian, Kamis (19/6/2014) sekitar pukul 12.30 WIB, warga yang ketakutan berteriak histeris meminta tolong. Kemudian, banyak warga yang berlari untuk mengamankan diri supaya terhidar dari terjangan angin ganas tersebut.
“Waktu itu saya berada di dalam rumah. Seketika itu saya mengajak anak saya untuk keluar menyelamatkan diri,” kata Mugiono, salah satu warga setempat.
Rumah Mugiono rusak paling berat akibat bencana tersebut. atam rumahnya porak poranda. Dia berharap ada uluran bantuan untuk memperbaiki kerusakan rumahnya. Pria yang sehari-hari berkerja sebagai petani itu membutuhkan biaya tak sedikit untuk memperbaiki tempat tinggalnya.
“Beruntungnya setelah hujan reda, segenap warga lainnya membantu untuk kerja bakti membersihkan puing-puing atap rumah yang rusak,” jelasnya.
Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul langsung menerjunkan personel untun membantu warga. Mereka juga membawa bantuan logistik untuk dibagikan kepada warga yang tertimpa musibah.
“Kami langsung datang memberikan bantuan. Tak lupa membawa sembako untuk dibagikan ke warga yang terkena musibah,” kata Kepala BPBD Gunungkidul Budhi Harjo.
Menurut dia, bantuan sembako merupakan hal pokok saat terjadi bencana. Tujuannya, supaya ketersediaan pangan di lokasi tetap terjamin tanpa ada kekurangan. “Pasti akan kita pasok. Namun, yang paling penting warga harus tetap waspada terkait datangnya becana yang bisa datang kapan saja,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.