Gunungkidul Disiapkan Jadi Lokasi Pabrik Bioetanol DIY, Petani Peroleh Bantuan Benih
Gunungkidul mendapat tambahan bantuan benih jagung seluas 1.000 hektare untuk mendukung program ketahanan energi dan pengembangan bioetanol.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Badan Pengawasan Obat dan Makanan DIY melakukan inspeksi di Terminal Dhaksinarga, Senin (21/7/2014). Hasilnya, dari sejumlah pedagang diketemukan puluhan penganan dan minuman yang masa berlakunya telah habis.
Berdasarkan pantauan, tiga orang staff BPOM DIY melakukan pemeriksaan makanan dan minuman di Terminal Dhaksinarga. Dalam pemeriksaan tersebut diketemukan berbagai minuman, mulai dari minuman ringan atau susu yang telah kedaluarsa. Selain itu, beberapa penganan ringan diketemukan dalam kondisi rusak.
Staff BPOM DIY, Suparmini mengatakan sidak dilakukan untuk melakukan pengawasan makanan dan minuman jelang lebaran di area terminal terbesar di Gunungkidul.
Hasilnya, puluhan minuman ringan diketemukan telah kedaluarsa. Selain itu, ada beberapa makanan yang dalam kondisi rusak, atau tidak layak konsumsi.
“Ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan, utamanya mendekati perayaan lebaran,” katanya, di sela-sela inspeksi.
Menurut dia, dari hasil sidak ini tidak ada penganan atau minuman yang disita. Pasalnya, pedagang yang ketahuan menjual barang kedaluarsa hanya diberikan surat peringatan dan pembinaan supaya tidak melakukannya lagi.
“Kami hanya memberikan peringatan tertulis. Kalau bisa, barang tersebut dimusnahkan atau kalau bisa dikembalikan ke toko-toko tempat mereka membeli,” ungkapnya.
Meski demikian, sambung Mini, temuan ini dijadikan sebagai bahan catatan. Apabila, kelak saat dilakukan sidak dan ternyata diketemukan kembali, maka BPOM tidak segan-segan menindak dengan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Saat ini hanya diberikan pembinaan supaya tidak mengulangi lagi,” seru dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan bantuan benih jagung seluas 1.000 hektare untuk mendukung program ketahanan energi dan pengembangan bioetanol.
BPGMN akan memetakan 500 KHG untuk mengidentifikasi kawasan gambut kritis dan mendukung target Prabowo menghentikan kebakaran gambut.
Bantuan jagung SPHP di Temanggung diusulkan menjangkau 399 peternak untuk menekan biaya pakan dan menjaga usaha ayam petelur.
Universitas Terbuka (UT) Yogyakarta melepas 1.635 lulusan Periode II/2026 di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Minggu (18/10).
Sebanyak 37 manajer KDMP ditempatkan di Kulonprogo sejak 1 Oktober 2026. Sejumlah gerai belum beroperasi dan koordinasi tugas menjadi sorotan.
BPBD Hulu Sungai Selatan mengapresiasi PT Subur Agro Makmur, anak usaha AALI, yang membantu menangani karhutla di lahan warga melalui dukungan personel