Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi pengeroyokan (JIBI/Solopos/Dok./Google image)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sutanto, 20, pemuda asal Dusun Balong, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul babak belur dihajar orang tak dikenal, Kamis (7/8/2014) sekitar pukul 23.45 WIB. Kasus pengroyokan itu saat ini ditangani Polsek Gedangsari.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi pengeroyokan yang terjadi bermula dari acara nonton organ tunggal di Desa Hargomulyo. Saat itu, Sutanto dan keempat teman lainnya menonton acara syawalan yang menghadirkan hiburan organ tunggal. Saat akan pulang, tepatnya di pertigaan Clongop, Dusun Mangli, Desa Hargomulyo dia berpapasan dengan sekumpulan pemuda. Tak jelas apa penyebabnya, Sutanto terlibat adu mulut dan berujung pada pengeroyokan.
Akibat kejadian itu, Sutanto mengalami luka lebam di bagian mata, robek di bagian telinga bagian kiri serta kepala bagian belakang mengalami pembekakan. Tak terima dengan pengeroyokan tersebut, Jumat (8/8/2014) pukul 03.00 WIB, Sutanto melaporkan kejadian itu ke Polsek Gedangsari.
Kepada polisi Sutanto mengaku menjadi korban pengeroyokan. Aksi itu terjadi juga hanya karena masal sepele, yakni salah paham saat perjalanan pulang sehabis nonton musik dangdut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.