Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Polisi Sektor Paliyan AKP Kaswadi mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.
Namun, kuat dugaan, korban meninggal dikarenakan kecelakaan saat di jalan. Terlebih lagi, di tubuh korban juga terdapat luka lecet dan lebam di bagian muka.
“Dugaan awal korban meninggal karena kecelakaan. Hasil pemeriksaan medis menguatkan dugaan itu, karena di bagian hidung terdapat gumpalan darah, serta lebam di bagian pipi,” katanya, Selasa (9/9/2014).
Dugaan ini semakin kuat, kata Kaswadi, dapat dilihat dari kondisi motor korban yang rusak. Di bagian sayap motor pecah, sementara bagian footstep penuh dengan tanah. Meski demikian, polisi tidak mau mengira-ira, karena akan memastikan penyebab kematian Jefri.
“Kami terus dalami, saat ini kami sudah memeriksa beberap saksi. Salah satunya, Fauzi, teman korban,” papar dia.
Kepada polisi, Fauzi mengaku tertidur lelap sehingga tidak tahu kapan Fajar masuk ke rumah. Pintu rumah tidak pernah dikunci sehingga orang bebas keluar masuk. Saat itu, kondisi rumah juga dalam keadaan sepi, karena Fauzi tinggal sendirian. Sementara, kedua orangtuanya pergi merantau ke Kalimantan.
“Saksi mengaku bila melihat korban sudah dalam posisi terlentang di ruang tengah. Dia juga tidak tahu apa yang terjadi dengan korban,” kata Kaswadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.