7 Nama Muncul Bersaing Jadi Kepala OPD di Gunungkidul
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunungkidul berharap kelompok sadar wisata (pokdarwis) mau melakukan perbaikan manajerial. Salah satunya, dengan melakukan tertib administrasi.
Tujuannya, untuk mengurangi risiko tindak kriminal yang menimpa pengelola pokdarwis.
Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, jumlah pokdarwis di Gunungkidul mencapai belasan kelompok.
Namun, hingga saat ini baru tiga pokdarwis yang tertib administrasi, di antaranya Pokdarwis Dewa Bejo dan Kali Suci.
“Yang saya ingat dua itu, satunya saya agak lupa. Namun, dari sekian banyak kelompok yang benar-benar baik dari sisi manajerial baru tiga,” kata Hary, saat ditemui di aula Kantor Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul, Selasa (23/9/2014).
Dia menjelaskan, selain tertib administrasi, pengelolaan manajerial secara modern juga meminimalisir pengelola tersangkut kasus hukum.
Menurut Hary, tertib administrasi tersebut antara lain memiliki struktur kepengurusan yang jelas, pedoman anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta pengelolaan administrasi yang tertata dan transparan.
“Paling penting, setelah persyaratan tersebut dapat terpenuhi kemudian diserahkan ke dinas. Saya percaya, apabila hal tersebut dilaksanakan, maka pengelolaan pokdarwis akan lebih maju lagi,” tegas dia.
Hary pun mengaku tidak pernah berhenti menyosialisasikan dan meminta kepada pengelola wisata agar segera bisa melakukan penertiban administrasi. Malahan, di setiap kesempatan Hary terus mengingatkan kepada pengelola untuk segera mengurus hal tersebut.
“Dampak dari tertib administrasi akan dirasakan kelompok yang bersangkutan. Sedang, kami hanya sebagai pendamping dalam pengelolaannya. Jadi, manfaat itu akan dirasakan pengelola sendiri, bukan kami,” seru dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.