Jembatan Garuda Dibangun di 9 Titik di Gunungkidul, Ini Lokasinya
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Harianjogja,com, GUNUNGKIDUL – Dari uji petik Laboratorium Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, hampir 30% panganan anak yang dijual di sekolah mengandung bahan berbahaya.
“Survei kami lakukan di pada akhir April lalu. Hasilnya, dari 144 makanan dan minuman, terdapat 44 jenis penganan tak layak konsumsi,” kata Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Laboratorium Dinkes Gunungkidul Nila Batika, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/10/2014).
Kandungan dalam penganan tak layak konsumsi itu bervariasi, mulai dari rhodamin dan pewarna kimia buatan. Dalam pemantauan itu, juga ditemukan minuman yang terpapar total mikroba, total coliform, coli tinja hingga jamur. Selain itu, banyak juga penganan yang telah kedaluwarsa dan dalam kondisi rusak.
“Paling banyak tercemar bakteri mikroba dan coliform, karena jumlahnya mencapai 41% dari temuan yang ada. Sisanya terbagi rata,
mulai coli tinja, rhodamin hingga pewarna kimia berbahaya. Untuk itu, kami sudah melakukan pendataan dan memberikan pengertian ke sejumlah pedagang,” kata dia.
Lebih jauh dikatakan Nila, sampel diambil di sejumlah sekolah di beberapa kecamatan. Meski tidak seluruh sekolah, dia percaya bila sampel yang diambil sudah menggambarkan kondisi nyata di Gunungkidul.
Temuan Jenis Makanan dan Minuman Berbahaya
Kandungan Presentase
Total Coliform 21,05
Total Mikroba 20,30
Kemasan rusak 3,76
Kedaluwarsa 3,01
Rhodamin 3,01
Jamur 1,5
Methanyl Yellow 0,75
Coli Tinja 0,75
Lain-lain 45,87
Sumber: Dinas Kesehatan Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Harga minyak dunia turun dinilai menjadi peluang pemerintah membenahi subsidi BBM, memperkuat stok, dan meningkatkan perlindungan masyarakat rentan.
Mendes Yandri Susanto menegaskan isu Kopdes Merah Putih menutup warung kelontong dan melarang berdagang dalam radius 2 kilometer adalah hoaks.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan penggunaan izin usaha perusahaan pergadaian atas nama Perusahaan Perseroan (Persero)
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.