Jalan ke Gua Pindul Gunungkidul Rusak Parah, Wisatawan Terancam Kabur
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
Jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) I/SOC asal Kota Brebes melakukan sujud syukur setibanya mereka di Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (10/10/2014). Rombongan asal Brebes yang datang pada hari pertama kedatangan jemaah haji di debarkasi Solo itu berjumlah 375 orang. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Seluruh jemaah haji kloter 28 asal Gunungkidul dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat. Meski sempat ada beberapa jamaah yang dirawat, namun secara keseluruhan dapat menjalankan rukun Islam itu dengan baik.
Sebanyak 281 jemaah kembali ke Gunungkidul dengan selamat. Acara penyambutan jemaah kloter 28 embarkasi Solo itu dipimpin langsung Bupati Gunungkidul, Badingah.
Suasana haru terlihat dalam acara penyambutan jemaah haji, Selasa (21/10/2014). Saat bus-bus tiba di area Bangsal Sewokoprojo, puluhan orang berdesak-desakan dan berusaha merangsek dari penjagaan.
Tujuannya, mereka ingin cepat-sepat bertemu dengan sanak saudara mereka. Beberapa orang terlihat menangis saat menyambut para jamaah.
Bupati Gunungkidul Badingah berharap, momen haji dijadikan sebagai jamaah untuk meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jangan sampai, ibadah yang dilakukan selama sebulan menjadi sia-sia.
“Mudah-mudahan menjadi haji mabrur. Pelajaran dan pengalaman di sana semoga memberikan manfaat bagi masing-masing jamaah,” kata Badingah, saat memberikan sambutan.
Menurut Badingah, pelaksanaan Haji tidak hanya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebab, dalam pelaksanaannya juga mengajarkan rasa berempati terhadap sesama. “Para jamaah harus bisa memberikan contoh yang baik di masyarakat,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Gunungkidul Nur Abadi mengatakan, proses pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar, seluruh peserta dapat pulang ke tanah air tanpa ada suatu halangan.
“Kami bersyukur pelaksanaan tahun ini berjalan lancar. Buktinya, dari 281 jemaah yang diberangkatkan bisa pulang semua,” kata Nur Abadi.
Dia mengakui, sempat sempat ada beberapa orang yang dirawat karena sakit. Namun, perawatan yang diberikan tidak ada yang mengkhawatirkan. Oleh karenanya, seluruh jamaah dapat melaksakan prosesi ibadah haji dengan lancar. “Kami tidak tahu dirawat karena apa? Yang jelas, semua telah pulang dengan selamat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
Membandingkan MacBook Neo Rp10 jutaan dengan laptop Windows. Simak kelebihan, kekurangan, dan mana yang paling pas untuk kebutuhan kuliah serta kerja Anda.
Ingin lansia tetap sehat saat puasa Arafah? Simak 5 tips praktis mengenai hidrasi, nutrisi, dan aktivitas agar lansia tetap bugar saat Iduladha.
Tidak hanya soal kecepatan, pengguna internet kini mulai lebih memperhatikan faktor stabilitas koneksi dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Polres Bantul meningkatkan pengamanan jelang Iduladha 2026 untuk mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan serta mengaktifkan siskamling.
Falling Walls Lab Yogyakarta 2026 merupakan hasil kolaborasi German Federal Foreign Office, German Academic Exchange Service (DAAD), UII, dan Euraxess