Lowongan Pekerjaan: Gunungkidul Ajukan 370 Formasi Pegawai, Ini Rinciannya
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Karangmojo Agus Suyono, mengaku prihatin dengan http://www.harianjogja.com/baca/2014/10/23/video-mesum-gunungkidul-ini-dugaan-penyebab-beredarnya-video-asusila-siswa-smp-546751" target="_blank">adegan video mesum yang salah satu pemerannya diduga dari sekolah itu. Namun, dia yakin pelaku adegan ciuman tersebut bukan siswa didiknya.
“Semua kemungkinan bisa terjadi. Bisa saja pelakunya itu orang iseng. Tapi, Saya tidak mau menduga-duga,” kata Agus saat dihubungi di ruang kerjanya, Kamis (23/10/2014).
Menurut dia, pihaknya tidak akan ambil pusing dengan masalah tersebut. Sebab, Agus mengaku fokus untuk melakukan pembinaan di sekolah, supaya preseden buruk itu bisa dicegah.
“Memang saya mendengar informasi itu. Namun, saat mencoba melakukan pengecekan di internet ternyata sudah tidak bisa. Untuk itu, kami masih mencari kebenaran berita tersebut,” ucapnya.
Secara pribadi, Agus yakin jika siswa didiknya tidak melakukan perbuatan tersebut. Keyakinan itu berdasarkan pada tingkat kejujuran para siswa yang terjaga hingga saat ini. Selain itu, sejak tiga tahun lalu, pihak sekolah juga menerapkan larangan siswa membawa telepon gengam ke sekolah.
“Jujur saya prihatin, tapi berdasarkan pemantauan setiap harinya, kami yakin pemeran adegan itu bukan siswi kami. salah satu buktinya bisa dilihat dari keberadaan kantin kejujuran di sekolah kami, sebab kantin itu terus untung tiap bulannya. Terlebih lagi, sekolah juga membuat larangan membawa HP ke sekolah,” tegas dia.
Meski tidak akan membawa peredaran video mesum itu ke ranah hukum, Agus berjanji akan memberikan bantuan dalam upaya mengungkap pelaku maupun pengunggah video itu. Dia berdalih, lebih baik melakukan pembinaan internal sekolah sebagai langkah pencegahan, ketimbang berupaya mengungkap kasus itu.
“Kami tidak mau direpotkan dengan masalah itu, karena masih banyak yang harus dikerjakan. Kalau memang pihak polisi akan mengungkap, kami siap memberikan kerja sama. Tapi, untuk sementara kami akan fokus dalam pembinaan di internal sekolah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
PBB Gunungkidul jatuh tempo 30 September 2026. Sebanyak 31 kalurahan sudah lunas, warga diminta membayar agar terhindar dari denda.
Jokowi memanggil Astrid Widayani dan Muhammad Bilal. Pertemuan membahas perkembangan PSI Solo, penguatan struktur hingga agenda di Jateng.
Puan Maharani mendukung usulan Prabowo menambah anggaran mitigasi bencana selama alokasi tersebut memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Astra Honda Racing Team (AHRT) kembali menunjukkan semangat juang tinggi pada putaran kelima Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Sepang
Febrie Adriansyah diperiksa Tim 9 Kejagung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait penanganan perkara PT ASABRI.