Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Nelayan menimbangkan lobster hasil tangkapannya di TPI Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Selama ini jumlah produksi lobster di Gunungkidul tidak diketahui secara pasti. Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul masih kesulitan mendata produksi lobster di pantai selatan Gunungkidul.
Data yang dimiliki DKP merupakan data penelitian 2010-2011, hasil kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Australian Center for Internasional Agriculture Research (ACIAR).
Dalam dua tahun itu, terjadi peningkatan hasil tangkapan lobster oleh nelayan, dari awalnya 82,417 ton pada 2011, menjadi 89,629 ton pada tahun berikutnya.
Kepala DKP Gunungkidul Agus Priyanto mengaku, panen lobster yang sifatnya musiman menjadi salah satu kendala proses pendataan. Ditambah, penjualan udang raksasa itu tidak melalui proses retribusi.
“Untuk saat ini, kami masih berpegang pada data lama. Sebab, untuk pendataan kami belum bisa,” ungkap Agus di lobi kantor Pemerintah Kabupaten, Selasa (2/12/2014).
Menurut dia, beberapa tahun lalu di Gunungkidul ada penelitian tentang tangkapan lobster. Penelitian tersebut merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dengan ACIAR.
“Pendataan dilakukan dalam retang waktu 2011-2012. Kalau dilihat dari hasil penelitian itu, tangkapan lobster ada kenaikan sekitar tujuh ton,” paparnya.
Hanya Agus menegaskan, data tersebut tidak bisa menjadi patokan. Sebab, selain belum ada pembaruan data, hasil tangkapan cenderung menurun tiap tahun.
“Meski menurun, dari sisi harga kondisinya terus stabil di pasaran,” sebutnya.
Dia mencontohkan, di Gunungkidul ada enam jenis lobster, yakni batu, pakistan, bambu, batik dan mutiara.
Lobster batu merupakan jenis lobster yang paling mudah didapat di perairan Gunungkidul. Sementara, dari sisi harga juga paling murah.
Untuk mendapatkan lobster jenis itu, pembeli minimal harus merogoh kocek Rp250.000 per kilogram. Sementara, untuk jenis mutiara harga dipatok Rp900.000 per kg. Lobster banyak ditangkap saat memasuki musim hujan.
Penangkapan dilakukan dengan dua cara, yakni menggunakan jaring rendet dan jaring geonet. Namun, untuk wilayah Gunungkidul penangkapan masih menggunakan jaring rendet. Caranya, jaring yang dilengkapi dengan besi berbentuk lingkaran di sebar di sela-sela karang.
“Biasanya nelayan memasang pada sore hari dan diambil keesokan harinya,’ ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.