KONTES PISANG : Pisang Jadi Produk Unggulan di Gunungkidul, tapi Tanamnya Masih Asal-asalan

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 11 Desember 2014 05:20 WIB
KONTES PISANG : Pisang Jadi Produk Unggulan di Gunungkidul, tapi Tanamnya Masih Asal-asalan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Produksi pisang Gunungkidul dinilai belum digarap maksimal dan hanya dikelola dengan seadanya.

Padahal, pisang bisa menjadi produk unggulan Gunungkidul jika ditanam dengan benar.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul, tahun lalu produksi pisang mencapai 378.467 buah, atau seberat 1351,9 ton.

Kondisi ini jauh berbeda dengan komoditas ubi kayu. Sebab, pada tahun yang sama produksinya hampir mencapai satu juta ton.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gunungkidul Azman Latif mengakui, pisang belum masuk dalam produk unggulan. Pasalnya, komoditas ini masih kalah dengan pruduk lain seperti ubi kayu, cabai maupun bawang.

“Masyarakat masih mengangap pisang sebagai produk sampingan,” kata Azman saat ditemui di sela-sela Kontes Pisang Kepok Kuning di area Kantor Dinas TPH, Selasa (9/12/2014).

Dia menjelasakan, selama ini budidaya tanaman pisang masih dilakukan secara serabutan dan belum tertata dengan baik.

“Kalau itu dibenahi, saya percaya hasil bisa lebih besar lagi dan tidak hanya sebatas 1.351,9 ton pisang per tahun,” sebut dia.

Mantan Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Ketahanan Pangan itu menambahkan, pisang bisa menjadi salah satu produk unggulan. Selain tanaman itu mudah dipelihara, luas lahan bisa menjadi modal utama untuk menjadikan Gunungkidul sentra penghasil pisang di DIY.

“Dari sisi pemasaran juga mudah, tinggal dibawa ke pasar pasti laku. Harga juga relatif stabil,” katanya.

Salah satu upaya meningkatkan produktivitas pisang di Gunungkidul adalah digelar Kontes Pisang Kepok Kuning, kemarin.

“Harapannya, dari kegiatan tersebut bisa meningkatkan kesadaran warga untuk menanam pisang,” kata Ketua Panitia Kontes Yuni Hartini.

Menurut dia, pisang tidak melulu disajikan sebagai buah. Sebab, pisang dapat diolah menjadi berbagai macam produk seperti tepung, roti, makanan bayi, ceriping atau pun keripik.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online