Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Ilustrasi menghitung uang kertas rupiah (Rahmatullah/JIBI/Bisnis)
Pemkab Gunungkidul melakukan upaya agar penyerapan anggaran bisa maksimal
Harianjogja.com, KULONPROGO– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul siap melakukan evaluasi kinerja per Satuan Perangkat Kerja Daerah per tiga bulan sekali. Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran di 2015.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Gunungkidul Supriyadi mengatakan, evaluasi tersebut sesuai dengan instruksi dari Bupati Gunungkidul Badingah.
Menurut dia, dalam evaluasi itu akan dipaparkan kinerja SKPD selama tiga bulan, termasuk di dalamnya permasalahan yang dihadapi.
“Tahun lalu banyak proyek yang molor sehingga dijadikan pengalaman agar di tahun-tahun mendatang tak terjadi lagi. Tujuan evaluasi untuk memudahkan dalam pengawasan, sehingga penyerapan bisa lebih dimaksimalkan,” kata Supriyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2015).
Dia menjelaskan, dalam evaluasi tersebut pemkab menerapkan standarisasi penyerapan minimal. Setiap SKPD harus mampu menyerap anggaran di atas 80%. Kalau tidak, maka instansi terkait akan diberikan rapor merah.
“Penilaian tersebut bukan untuk membeberkan bagaimana kinerja di SKPD, akan tetapi untuk mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Sehingga, masalah yang mungkin timbul bisa diminimalisir sejak awal,” kata mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulutura itu.
Menurut dia, kepala SKPD telah membuat komitmen untuk melakukan pengawasan program kerja yang diagendakan. Pengawasan tersebut penting, guna menjamin program dapat selesai tepat waktu.
“Bahkan untuk program fisik di 2015 proses lelang harus selesai di akhir April sehingga program dapat dirampungkan di bulan Juli. Jadi waktu yang tersisa bisa difokuskan untuk program APBD Perubahan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.