Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 100
Apel berbakteri yang meresahkan ternyata tidak ditemukan di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Energi Sumber Daya Mineral (Disperindagkop ESDM) memastikan Gunungkidul bebas dari peredaran apel yang mengandung bakteri Listeria Monocytogenes.
Kepastian ini diperoleh setelah melakukan inspeksi di sejumlah toko buah akhir pekan lalu.
Kepala Disperindagkop ESDM Gunungkidul Hidayat mengatakan, usai mendapatkan rilis dari
Kementerian Perdagangan, pihaknya melakukan sidak ke sejumlah toko buah. Hasilnya, tidak ditemukan peredaran dua merek apel dari Amerika yang dilarang.
“Kami ke lapangan pada Kamis [28/1/2015], dan kami tidak menemukan buah-buah itu. Jadi bisa
dipastikan buah-buah yang dijual aman untuk dikonsumsi,” kata Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/2/2015).
Dia menjelaskan, berdasarkan surat yang dikirim ke daerah, ada dua jenis apel yang dilarang. Yakni,
apel dengan merek Granny Smith dan Gala. Hasil pengawasan dari kedua merek tersebut diduga mengandung bakteri Listeria Monocytogenes.
“Kalau dari surat yang kami terima, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi serius dan fatal pada manusia. Bakteri ini juga menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Jangka pendeknya, orang yang memakan bisa terserang pusing, mual, sakit perut dan diare,” papar mantan Kepala Pengendalian Dampak Lingkungan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.
Persijap Jepara vs Borneo FC pada pekan kedua Super League 2026/27. Simak kondisi kedua tim dan prediksi pertandingannya.
DPRD Kulonprogo meminta hasil panen petani lokal diprioritaskan untuk memenuhi cadangan pangan daerah.