PILKADA GUNUNGKIDUL : Sempat Mendaftar Penjaringan Cabup PDIP, Ali Ridlo Memilih Tetap Jadi PNS

David Kurniawan
David Kurniawan Jum'at, 19 Juni 2015 14:21 WIB
PILKADA GUNUNGKIDUL : Sempat Mendaftar Penjaringan Cabup PDIP, Ali Ridlo Memilih Tetap Jadi PNS

Pilkada Gunungkidul sempat membuat Ali Ridlo tergiur mencalonkan diri, namun akhirnya ia mengundurkan diri

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KPAD) Gunungkidul Ali Ridlo memutuskan mengundurkan diri dari proses penjaringan Bakal Calon Wakil Bupati dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Keputusan ini diambil karena ia tidak ingin kehilangan statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil.

“Saya tidak berminat lagi. Beberapa waktu lalu, saya dipanggil untuk uji kelayaan di Jakarta, tapi tidak hadir. Begitu juga saat ada tes psikologi di DPD PDI Perjuangan DIY, saya juga tidak datang,” kata Ali, Kamis (18/6/2015).

Dia menjelaskan, awalnya dia memang berminat untuk mengikuti proses penjaringan di DPC PDI Perjuangan Gunungkidul di akhir tahun lalu. Oleh karenanya, ia pun mendaftarkan diri untuk calon wakil bupati.

Pertimbangan ini muncul, selain mendapatkan dukungan dari kalangan NU Gunungkidul, ia juga berpikiran bahwa calon wakil bupati saat itu ditunjuk oleh bupati terpilih. Namun dengan disahkannya Undang-undang Pilkada oleh DPR, di mana pasangan bupati dan wakilnya dipilih secara sepaket, maka ia mengurungkan niat untuk maju.

“Saya pilih status saya sebagai PNS. Sebab, konsekuensinya jika tetap mencalonkan diri maka harus mengunduran diri,” tutur dia.

Meski demikian, Ali tidak menampik bahwa masih memiliki hasrat untuk maju sebagai wakil bupati. Hanya saja, kesempatan itu tidak di tahun ini, dan kemungkinan di pemilihan berikutnya.

“Mungkin lima tahun lagi, saya baru memikirnya lagi. Tapi untuk saat ini saya lebih fokus menjadi pegawai,” tutur dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online