Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, Pilot Debut Rafale HUT RI ke-81
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo menunjukkan sebagian kecil dari kosmetik palsu dengan bahan mengandung merkuri dan penstabil pelumas kendaraan, di Mapolres Sleman, Rabu (23/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/Sunartono)
Kosmetik berbahaya yang dioplos di Jogja disebut pelaku atas sepengetahuan dokter.
Harianjogja.com, SLEMAN-Polres Sleman menggerebek sebuah home industri kosmetik oplosan bahan kimia yang terletak di Jalan Krasak RT 17 RW 04 GK 2/7 Kotabaru, Gondokusuman, Jogja belum lama ini. Ratusan kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya dalam satu merek diamankan ke Mapolres Sleman.
Pemilik usaha kosmetik, Fidia Sari, 26 ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Karena dinilai melanggar Pasal 196 dan Pasal 197 UU RI 36/2009 Tentang Kesehatan.
Kasat Resnarkoba Polres Sleman AKP Anggaito Hadi Prabowo menambahkan racikan itu didapatkan dengan membeli di sejumlah toko bahan kimia. Untuk bahan lain seperti krim, tersangka membeli dari salahsatu pemasok bermerek SJ yang berada di di Jawa Barat kemudian dikirim melalui jasa pengiriman.
Tersangka meracik obat tersebut secara mandiri di rumah. Adapun ilmu itu didapatkan tersangka dari seorang temannya yang juga berbisnis kosmetik jenis tersebut. Tersangka juga menggunakan dokter sebagai saran konsultasi.
"Pengakuannya istrinya dokter, tapi kami belum tahu sejauh mana keterlibatannya," ungkap Angga, Rabu (24/6/2015)
Dalam mengedarkan kosmetik berbahaya itu, lanjutnya, tersangka menjual dalam dua paket. Untuk paket hemat, dijual Rp125.000 berupa krim siang, krim malam, toner, facial oil dan obat anti iritasi. Kemudian untuk paket besar dengan harga Rp1,2 Juta yang berisi krim malam, krim siang, facial oil, bedak, obat anti iritasi, vitamin muka dengan jumlah masing-masing tiga hingga empat biji.
Pangakuan tersangka, lanjutnya, bisnis itu dijalankan sejak enam bulan silam dan dijual dengan sistem online. Omset dalam berbisnis ini mencapai ratusan juta dalam sebulan dengan menyasar ibu-ibu rumah tangga. Ironisnya meski tersangka mampu meracik kosmetik namun ia tidak berani menggunakannya sendiri. "Dia justru menggunakan kosmetik pabrikan lain, berarti ada dugaan mengerti kandungan bahayanya," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Mitchell Baker cetak gol perdana bersama Georgetown University di NCAA 2026. Penyerang Timnas Indonesia itu berpeluang kembali dipanggil.
Karhutla Kalimantan meningkat sejak akhir Juli 2026. Copernicus soroti kenaikan emisi, kabut asap, El Niño, dan risiko kebakaran gambut.
Cara daftar bansos 2026 lewat HP, cek desil Kemensos, syarat pengajuan, dan jalur daftar melalui desa atau kelurahan.
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Harga pangan nasional Sabtu 22 Agustus 2026, cabai rawit merah Rp70.450/kg dan telur ayam ras Rp29.350/kg berdasarkan data PIHPS.