Kunjungan Wisata Moncer, DPRD Gunungkidul Bidik PAD Rp60 Miliar
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Jemaah haji dari Kelompok Terbang (Kloter) I/SOC asal Kota Brebes melakukan sujud syukur setibanya mereka di Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (10/10/2014). Rombongan asal Brebes yang datang pada hari pertama kedatangan jemaah haji di debarkasi Solo itu berjumlah 375 orang. (Septian Ade Mahendra/JIBI/Solopos)
Biaya haji Gunungkidul akan naik Rp1 juta, namun jamaah akan mendapatkan makan selama di Mekkah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Jamaah haji asal Kabupaten Gunungkidul akan mendapatkan fasilitas jasa makan dari katering sehari sekali selama 15 hari , selama berada Mekkah, pada penyelenggaraan ibadah haji 2015.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul Satmono Dadi pada Jumat (26/6/2015) menerangkan bahwa pada penyelenggaraan ibadah di tahun-tahun sebelumnya, para jamaah haji hanya mendapatkan fasilitas makan di Arafah, Madinah dan Armina. Namun kini, mereka akan mendapatkan jatah makan di Mekkah.
Hal ini, sambung Satmono merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat dalam hal ini para jamaah haji.
Jatah makan tadi akan diberikan kepada jamaah haji sebanyak sekali selama 15 hari, layanan ini baru diterapkan pada 2015. Makanan akan berupa katering atau nasi box selama 15 hari berturut – turut.
”Kita lebih memilih katering daripada prasmanan. Sistem katering ini kami anggap lebih adil, pasalnya jika prasmanan para jamaah bisa mengambil porsi makanan milik temannya,” ujarnya.
Biaya naik haji keberangkatan 2015, imbuhnya, mengalami kenaikan sebanyak Rp1 juta. Kenaikan ini dikarenakan pada 2014, kurs rupiah tengah turun, berbeda dengan tahun ini. Dalam hitungan dollar, sebetulnya terjadi penurunan biaya sebanyak 2769 dolar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Kasus leptospirosis di Jogja mencapai 23 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes mengingatkan warga waspada menjelang musim hujan.
Yamaha kembali menggelar Clan of Classy Vol.3 di Yogyakarta pada 13–14 September 2026.
Aktivis Jogja menyurati MPR dan DPD RI untuk meminta program MBG dihentikan karena menyoroti kasus keracunan dan dugaan pelanggaran HAM.