Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Petugas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul mengecek kondisi bus Maju Lancar di garasi Perusahaan Otobus Maju Lancar di Siyono, Kecamatan Playen, Kamis (9/7/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Mudik Lebaran 2015 diantisipasi dengan ketersediaan 500 angkutan AKAP dan AKDP.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 500 angkutan dipersiapkan sebagai moda transportasi selama Lebaran 2015. Jumlah ini terdiri dari angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi (AKDP), angkutan kota maupun angkutan pedesaan.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul Purnamajaya mengatakan Lebaran tahun ini diperkirakan ada lonjakan jumlah pemudik sebanyak 4%. Harapannya dengan 500 angkutan yang dipersiapkan ini bisa mengakomodasi seluruh pemudik.
“Mudah-mudahan tidak ada masalah dan bisa terangkut semua,” ucapnya kepada wartawan di sela-sela pemeriksaan armada angkutan Lebaran di garasi Perusahaan Otobus Maju Lancar di Siyono, Kecamatan Playen, Kamis (9/7/2015).
Untuk menjamin kelancaran selama mudik maupun arus balik Lebaran, Dishubkominfo mulai mengecek armada angkutan yang ada. Pengecekan dilakukan meliputi kondisi kendaraan, kelengkapan surat sampai perlengkapan peralatan saat kondisi darurat, seperti alat pemadam api ringan dan martil untuk memecah kata.
Saat pemeriksaan di PO.Maju Lancar, petugas mencatat ada sebuah bus yang kondisi kaca bagian depan pecah. “Kondisinya tidak sampai 50% yang pecah sehingga masih bisa digunakan. Temuan ini sudah disampaikan ke pemilik untuk ditindaklanjuti,” ungkap Purnamajaya.
Pemilik PO.Maju Lancar Sutrisno mengatakan menghadapi musim Lebaran tahun ini perusahaannya menyediakan 75 armada bus yang siap dioperasionalkan. Untuk persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari, mulai dari kondisi fisik kendaraan sampai kesiapan sumber daya manusia. “Setiap armada ada seorang sopir cadangan,” ujarnya.
Menurut Sutrisno, sama seperti dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, perusahaan angkutan harus bersaing dengan perusahaan swasta yang memberikan karyawan mereka fasilitas mudik gratis. Hanya saja, untuk tahun ini akan lebih berat karena kondisi perkonomian nasional saat ini sedang lesu.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Terminal Dhaksinarga Suprapto sebelumnya mengatakan kedatangan pemudik ramai pada H-7 Lebaran. Saat itu, posko UPT Terminal Dhaksinarga dan Dinas Perhubungan serta instansi lainnya sudah didirikan dan ada petugas yang berjaga di Simpang Empat Selang untuk mengarahkan bus masuk ke terminal. Pada arus balik H+1 sampai H+5, Suprapto meyakini bakal terjadi kepadatan di terminal. PO bus biasanya sudah menyediakan bus pariwisata untuk tambahan armada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.