Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Iring-iringan rombongan pasangan Subardi TS-Wahyu Purwanto saat akan mendaftar di KPU Gunungkidul, Selasa (28/7/2015). (Harian Jogja-David Kurniawan)
Pilkada Gunungkidul ikut diramaikan oleh pasangan Subardi TS dan Wahyu Purwanto, yang mendaftar ke KPU di hari terakhir masa pendaftaran
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pasangan Subardi TS-Wahyu Purwanto menjadi calon terakhir yang mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah di KPU Gunungkidul. Pasangan ini pun sempat ketar ketir karena rekomendasi dari DPP Gerindra baru turun saat akan mendaftar.
Pantauan yang dilakukan Harian Jogja, Selasa (28/7/2015), di sepanjang perjalanan menuju ke kantor KPU wajah Subardi masih terlihat gusar. Pasalnya, meski arak-arakan andong yang dikendarai Subardi-Wahyu telah berangkat, tanda tangan dari Prabowo Subianto belum didapatkan.
Anggota tim sukses Subardi-Wahyu, Iwan Busro Hasan tidak menampik hal tersebut. Dia pun yakin, rekomendasi akan turun dan memberikan mandat kepada pasangan itu untuk bertarung dalam pilkada 2015.
Bahkan saat Subardi meneleponnya, Iwan tetap tenang dan menjelaskan bahwa rekomendasi itu baru dibawa dari Jogja. “Masih dalam perjalanan, dan nanti bisa datang tepat waktu,” tutur Iwan, kemarin.
Keyakinan dari Iwan ini tepat, karena beberapa jam kemudian dua petinggi DPD Gerindra DIY, yakni Sinarbiyat Nurjamat dan Darma Setiawan tiba di Kantor DPC Gerindra di Logandeng, Playen.
Setelah berbincang sejenak, rombongan tersebut langsung menuju kantor KPU untuk menyerahkan rekomendasi yang ditandatangi oleh Prabowo Subianto dan Sekjen Saiful Muzani tertanggal 22 Juli 2015.
Kedatangan rombongan ini tidak berselang lama dengan arak-arakan yang membawa Subardi-Wahyu untuk mendaftar di KPU. Selanjutnya, proses pendaftaran pun dilakukan. Saat pemeriksaan berkas, khususnya Surat Kepengurusan partai pengusung juga sempat ada kendala.
Pasalnya, SK kepengurusan milik DPD PKS Gunungkidul tidak dibawa sehingga KPU meminta agar bukti tersebut diambil sebagai pelengkap dalam proses pendaftaran.
“Semua sudah lengkap dan tidak ada masalah, karena semuanya sudah komplit,” kata Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Nagdiyono.
Dia tidak menampik jika masih ada beberapa persyaratan yang kurang. Namun demikian, kekurangan tersebut menyangkut persyaratan perseorangan dan bukan partai pendukung. “Saya sudah lega, dan tinggal melengkapi beberapa catatan yang diberikan KPU,” ujar Wakil Ketua DPRD Gunungkidul itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Google merilis Gemini 3.8 Live dan Extended Thinking. Simak kemampuan AI suara terbaru, fitur penalaran, multimodal, benchmark, dan ketersediaannya.
Simak jadwal lengkap timnas voli putri dan putra Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, termasuk lawan, tanggal, dan jam pertandingan.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.
Utang luar negeri Indonesia mencapai US$454,8 miliar pada Juli 2026. Singapura menjadi negara kreditor terbesar, disusul AS, Tiongkok, Jepang, dan Hong Kong.