Bansos Dibekukan, 252 Warga Gunungkidul Bikin Pernyataan Berhenti Judi Online
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Kecelakaan Gunungkidul terjadi di lokasi penambangan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Aktivitas penambangan di Desa Karangsari, Semin memakan korban jiwa. Rabu (30/9/2015) siang, seorang pekerja Watimin,40, warga dusun Purwo, Desa Karangsari meninggal karena tertimpa reruntuhan batu di area penambangan di Alas Topak.
Informasi yang dihimpun Harian Jogja, musibah tersebut terjadi saat korban bersama Sutimin,40, tengah mencari batu di Alas Topak. Saat itu, korban berusaha mencongkel batu dengan menggunakan linggis. Tiba-tiba batu yang dicongkel retak dan langsung runtuh.
Seketika itu juga, Watimin langsung jatuh dan tertimpa reruntuhan batu yang berdiameter sekitar 8 meter. Sementara itu, Sutimin berhasil berhasil menyelematkan diri sehingga bisa lolos dari musibah tersebut.
“Saat itu juga, teman korban langsung berteriak dan meminta bantuan ke warga sekitar,” kata Kepala Polsek Semin, AKP Agus Sunarno kepada awak media, Rabu.
Dia menjelaskan, korban langsung meninggal saat itu juga. Proses evakuasi pun tidak mudah, karenan besaran batu yang sekuruan bak truk. “Warga berusaha mengambil jasad korban dengan cara menggali tanah. Setelah dirasa cukup, maka tubuh korban langsung di tarik keluar dari himpitan batu itu,” tuturnya.
Kepala Unit Reskrim Polsek Semin Aiptu Sumiran menambahkan, berdasarkan pemeriksaan dari petugas Puskesmas Semin, korban meninggal karena mengalami luka patah tulang di beberapa bagian dan luka berat di bagian kepala. “Setelah diperikasa petugas, jasadnya pun diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” urai dia.
Lebih jauh dikatakan Sumiran, pasca-kejadian pihaknya pun langsung menutup lokasi tambang. Hal tersebut dilakukan agar kejadian yang sama tak terulang kembali. “Ini murni kecelakaan. Untuk mengantisipasi kejadian yang sama, kami lansung melakukan penutupan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, jatuhnya korban di area pertambangan di Desa Karangsari bukan yang pertama kali. Di akhir tahun lalu tepatnya 29 Desember 2014, seorang penambang bernama Sutarno,65, warga Dusun Wates, Desa Karangsari, juga tewas tertimbun material batu putih yang ia gali.
“Saya sudah memeringatkan agar penambang berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Aktivitas penambangan merupakan pekerjaan yang berresiko sehingga butuh kewaspadaan,” kata Camat Semin Huntoro Purbo Wargono.
Disinggung mengenai aktivitas penambangan itu illegal atau tidak, Huntoro mengaku tidak tahu menahu. Dia berdalih, selain aktivitas itu sudah dilakukan sejak lama, pengurusan izin juga tidak ada di kecamatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
Konflik Saudi-Houthi memanas. Pemerintah diminta memastikan keselamatan jemaah umrah, termasuk menyiapkan penundaan hingga pemulangan darurat.
Viral Bolosego diminta membayar parkir Rp2,5 juta per hari. Dishub Kota Jogja memastikan pungutan tersebut tak berizin.
Sebanyak 15 calon lurah ditetapkan untuk Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. Lurah terpilih dijadwalkan dilantik 8 Oktober 2026.
Presiden FAM Ab Ghani Hassan menargetkan Malaysia mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya membawa 23 pemain, termasuk tiga nama baru.
Kejagung menyita 11 mobil milik PT PSMI terkait dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu di Lampung.